Pemerintah Perketat Arus Balik Idulfitri

Senin, 17 Mei 2021 15:52 WITA Reporter : Makassarmetro
Pemerintah Perketat Arus Balik Idulfitri

MAKASSARMETRO – Usai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo, Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Airlangga Hartarto bergerak cepat. Dia menyampaikan bahwa Presiden menginstruksikan jajarannya untuk memperkuat pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro usai berakhirnya libur Lebaran.

“Tadi arahan bapak presiden untuk memperkuat PPKM Mikro baik di tempat mereka berangkat maupun di tempat tujuan di daerah di Jakarta,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian tersebut dalam jumpa pers usai rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, (17/5/2021).

Airlangga melaporkan warga yang mudik meninggalkan Jakarta mencapai 1,5 juta orang. Sekitar 1.023.290 orang mudik ke daerah di Pulau Jawa, sementara sekitar 440 ribu orang mudik ke Pulau Sumatera. Ia mengatakan, ada tiga daerah dengan mobilitas meningkat hampir 100 persen, yakni Maluku Utara. Sulawesi Barat 74 persen dan Gorontalo 72 persen.

Selain memperkuat PPKM Mikro, Airlangga mengatakan, pemerintah juga memberlakukan tes acak (random test) kepada pemudik yang kembali ke Jakarta. Menurut Airlangga, Presiden juga menginstruksikan agar ada pemeriksaan ketat di pintu masuk Pelabuhan Bakaheuni Lampung.

“Khusus untuk yang dari Sumatera dilakukan mandatory check di Pelabuhan Bakaheuni dan juga di tempat mereka berangkat. Tentunya kita berharap bahwa mereka yang masuk ke Jawa terutama dari wilayah yang naik itu sudah aman dari COVID-19,” kata Airlangga.

Dalam kesempatan yang sama, Airlangga juga mengatakan perkembangan kasus COVID-19 relatif masih terkendali di mana kasus aktif nasional 5,3 persen dibanding global 11,09 persen. Tingkat kesembuhannya mencapai 92 persen dibandingkan global yang 86,83 persen.

Menurutnya, kasus aktif COVID-19 nasional juga mengalami penurunan sebesar 48,6 persen dari puncak kasus pada 5 Februari lalu. Kasus aktif minus atau mengalami pengurangan 7.595 dalam satu pekan terakhir dengan saat ini berada dalam kisaran 90.800.

Namun, ada 15 provinsi kasus aktif meningkat, yakni Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Banten, Maluku, NTB, Maluku Utara, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Selatan.

Bed Occupancy Rate (BOR) juga mengalami perbaikan. Secara nasional, BOR relatif rendah, yaitu 29 persen. Namun ada beberapa yang masih tinggi yakni Sumatera Utara 57 persen, Riau 52 persen, Kepulauan Riau 49 persen, Sumatera Barat 49 persen, Sumatera Selatan 47 persen, Bangka Belitung 45 persen, Jambi 43 persen, dan Lampung 38 persen. (*/din)

Topik berita Terkait:
  1. arus balik
  2. Covid-19
  3. Idulfitri
  4. lebaran
Berikan Komentar
Komentar Pembaca