Ilustrasi. MAKASSARMETRO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis data seismisitas wilayah Sulawesi dan sekitarnya edisi Mei 2021.

Observer di Pusat Gempa Regional IV Makassar, Sarifuddin, mengungkapkan pada dasarnya gempa tidak bisa diprediksi. Namun, data yang ada bisa mengedukasi masyarakat sejak awal.

“Infografis bulanan, khusus untuk bulan Mei 2021. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa gempa tidak dapat diprediksi,” ucap Sarifuddin, Sabtu (5/6/2021).
Dalam data itu, ada 162 gempa bumi yang terjadi selama sebulan. Dari 162 kejadian gempa, sebanyak 11 (6,8 persen) gempa bumi yang dirasakan dan tidak dirasakan sebanyak 151 (93,2 persen) kejadian.
Adapun distribusi gempa didominasi oleh gempa bumi dangkal sebanyak 148 (91,4 persen) kejadian pada kedalaman kurang dari 60 kilometer.
Selain itu, gempa bumi menengah terjadi sebanyak 14 (8,6 persen) kejadian dengan kedalaman 60–300 kilometer dan tidak ada kejadian gempa bumi dalam yang terjadi pada kedalaman lebih atau sama dengan 300 kilometer.
Dari pantauan BMKG, patahan Palu-Koro dan Sorowako merupakan patahan yang aktif menimbulkan gempa bumi selama ini di Sulawesi. (*)
Gempa 6,7 M Guncang Palu Sulawesi Tengah, Tak Berpotensi Tsunami
Selasa, 16 Juni 2026 13:23
Wali Kota Appi Dampingi Menhaj RI Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kota Makassar
Minggu, 14 Juni 2026 21:18
DLH Kota Makassar Dorong Kolaborasi Masyarakat dalam Upaya Penghijauan
Sabtu, 13 Juni 2026 23:22
Harga BBM Pertamax Resmi Naik Rp16.250, Pertamax Green 95 Rp17.000
Rabu, 10 Juni 2026 09:55
Munafri Minta RT/RW Pimpin Gerakan Pengelolaan Sampah dan Urban Farming
Selasa, 09 Juni 2026 21:37
Progres Sudah 40 Persen, Appi Kebut Pembenahan TPA Antang Makassar Menuju Sanitary Landfill
Selasa, 09 Juni 2026 20:34
Wujudkan Bebas Asap Rokok, Pemkot Makassar Perkuat Regulasi Pengendalian Tembakau
Minggu, 07 Juni 2026 20:45
Di Forum RUU Pangan, Munafri Tawarkan Solusi Smart Green House ke DPR
Jumat, 05 Juni 2026 22:06