Pesta Rakyat Semarak Hari Kemerdekaan, Kelurahan Paropo Tampilkan Tari Pepe’-pepe’ka ri Makka

Selasa, 23 Agustus 2022 08:09 WITA Reporter : Makassarmetro
Pesta Rakyat Semarak Hari Kemerdekaan, Kelurahan Paropo Tampilkan Tari Pepe’-pepe’ka ri Makka Tari Pepe'-pepe'ka ri Makka yang ditampilkan dalam pesta rakyat semarak Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-77 di Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakkukang, Senin (22/8/2022) malam.

MAKASSARMETRO, MAKASSAR – Warga Kota Makassar melaksanakan berbagai kegiatan dalam semarak Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-77 sepanjang Agustus ini.

Seperti di Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakkukang, yang menampilkan berbagai atraksi budaya ciri khas setempat, Senin (22/8/2022) malam.

Salah satu atraksi yang disajikan dan cukup memukau, yakni Tari Pepe’-pepe’ka ri Makka, yang menggunakan api sebagai properti utama. Tarian dibawakan Sanggar Seni Tradisional Ilologading Paropo yang telah berdiri sejak 1978.

Camat Panakkukang, Andi Pangeran Nur Akbar, mengapresiasi upaya yang digelar warga Paropo bersama lurah dan seluruh RT/RW.

“Kekompakan sangat terlihat, hal ini tentunya menunjukkan harmonisasi yang baik antara warga dan pemerintah. Juga mendukung program pemerintah, yakni Lorong Wisata, di mana setiap wilayah menampilkan keunggulan masing-masing,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Paropo, Achiruddin Ahmad, menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi aktif menyukseskan malam pesta rakyat kali ini.

“Malam pesta rakyak ini, kembali digelar setelah dua tahun vakum dikarenakan pandemi Covid-19. Melalui pesta rakyat ini, kita ingin mengembalikan kejayaan dan kecintaan akan budaya kita,” ucapnya.

Tari Pepe’-pepe’ka ri Makka merupakan tarian yang secara simbolik melambangkan api dari Makkah. Dipresentasikan sebagai seni pertunjukan melalui peristiwa Nabi Ibrahim as. yang tubuhnya tetap utuh tanpa terbakar sedikit pun saat dibakar hidup-hidup oleh Raja Namrud.

Pesta rakyat ini dihadiri Kepala Dinas Perpustakaan Makassar, Tenri A. Palallo. Bersama camat dan lurah, mereka diminta kesediaan untuk merasakan sensasi api dari penari yang menyentuh kulit, tetapi tidak terbakar.

Topik berita Terkait:
  1. Kecamatan Panakkukang
  2. Pemkot Makassar
Berikan Komentar
Komentar Pembaca