Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Muhyiddin. MAKASSARMETRO, MAKASSAR – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar mencatat ada 1.770 anak tidak sekolah yang terdata di sejumlah Lorong Wisata (Longwis).

Kepala Disdik Makassar, Muhyiddin, mengatakan kasus anak tidak sekolah rata-rata disebabkan faktor ekonomi. “Bukan anak itu tidak mau sekolah, tapi dia bantu ortu cari nafkah,” kata Muhyiddin, akhir pekan lalu.

Muhyiddin menjelaskan, angka ini diketahui setelah didata oleh Laskar Pelangi. Tim Laskar Pelangi ditugaskan mendata di 14 kecamatan berdasarkan arahan dari kelurahan masing-masing.
Dari jumlah itu, diketahui ada anak putus sekolah hingga anak yang memang sama sekali tidak pernah sekolah.
“Sementara kami klasifikasikan usianya. Kalau masih usia sekolah, kami kembalikan ke sekolah. Kalau sudah lewat usia sekolah, kami dorong untuk kejar paket. Kami petakan dulu berdasarkan usianya,” beber Muhyiddin.
Muhyiddin menegaskan, pihaknya tidak hanya menyasar Longwis melainkan seluruh wilayah. Saat ini pihaknya bersama Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DPPPA) akan menangani kasus anak tidak sekolah ini.
Disdik Makassar menargetkan semua anak yang putus sekolah itu dapat mengenyam pendidikan yang layak. Jika ada anak yang butuh paket kesetaraan, maka akan dibuatkan kelompok belajar di lorong.
“Nanti datanya terintegrasi. Ada kelompok PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) di situ nanti dimasukkan dalam Dapodik (data pokok pendidikan). Nanti PKBM yang atur berapa kali jadwal tatap muka pembelajaran. Supaya anak ini terdaftar masuk Dapodik,” ucap Muhyiddin.
Titip Pesan ke Wisudawan STIM-LPI, Appi: Jaga Integritas dan Nama Baik Almamater
Sabtu, 19 September 2026 20:14
Aliyah Mustika Ilham: Pencegahan HIV-AIDS Butuh Kolaborasi dan Kepedulian Bersama
Kamis, 17 September 2026 21:25
TPA Tamangapa Berbenah, Gunungan Sampah Mulai Tertata hingga Sapi Disiapkan Ranch
Kamis, 17 September 2026 20:55
Wali Kota Appi Tangani Kekeringan Sistem Berkelanjutan, 65 SPAM Diperkuat untuk Jangka Panjang
Rabu, 16 September 2026 20:53
Siswa TK-SMP di Makassar Kembali Sekolah Tatap Muka Mulai Tanggal 16 September
Selasa, 15 September 2026 21:51
Purbaya Diganti, Suahasil Nazar Jabat Menkeu
Senin, 14 September 2026 16:50
Munafri Suarakan Kepentingan Ojol, Usul Relaksasi di Aturan Ganjil Genap Saat Pengisian di SPBU
Senin, 14 September 2026 16:44
Urai Antrean Panjang, Pengisian BBM di Sulsel Pakai Aturan Pelat Ganjil Genap
Minggu, 13 September 2026 17:30