MAKASSARMETRO, MAKASSAR – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak (DPPPA) Kota Makassar, Achi Soleman menekankan pentingnya peran para tokoh Agama dalam sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Hal ini disampaikan dalam pertemuan tokoh agama yang diselenggarakan DP3A Kota Makassar dalam kegiatan koordinasi dan sinkronisasi pelaksana kebijakan program & kegiatan pencegahan kekerasan terhadap perempuan lingkup daerah/kota makassar, Hotel Melia, Senin (7/11/2022)

Ia mengatakan tokoh agama memiliki peran strategis membantu mengatasi kekerasan sejak dini.
Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari pihak kejaksaan Negeri dan DPRD Kota Makassar untuk menjelaskan mengenai hukum dan dampak kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Salah satu peserta, Arwin Aji, sangat bersyukur telah menghadiri acara yang dimana mempertemukan mereka dari berbagai tokoh-tokoh agama se-kota Makassar untuk sama-sama mencegah kekerasan sedini mungkin ditengah-tengah masyarakat.
“Kami percaya bahwa tokoh Agama bagian organisasi keagamaan yang mampu mendorong serta menggerakkan masyarakat agar sama-sama mengawal program walikota Makassar, “Jagai Anakta”,” tukasnya. (*)
Tak Mau Kebijakan Berbasis Asumsi, Appi Akan Perkuat ASN Makassar dengan Keahlian Statistik
Senin, 21 September 2026 22:03
Munafri Bangun Ekosistem Ekonomi Sirkular melalui Sekolah dan Bank Sampah
Senin, 21 September 2026 22:00
Wali Kota Munafri Dorong Muslimat NU Jadi Penggerak Gerakan Pilah Sampah di Makassar
Minggu, 20 September 2026 20:43
Aliyah Mustika Ilham Ajak Lulusan Poltekpar Makassar Jadi Talenta Unggul Industri Pariwisata
Sabtu, 19 September 2026 23:01
Titip Pesan ke Wisudawan STIM-LPI, Appi: Jaga Integritas dan Nama Baik Almamater
Sabtu, 19 September 2026 20:14
Aliyah Mustika Ilham: Pencegahan HIV-AIDS Butuh Kolaborasi dan Kepedulian Bersama
Kamis, 17 September 2026 21:25
TPA Tamangapa Berbenah, Gunungan Sampah Mulai Tertata hingga Sapi Disiapkan Ranch
Kamis, 17 September 2026 20:55
Wali Kota Appi Tangani Kekeringan Sistem Berkelanjutan, 65 SPAM Diperkuat untuk Jangka Panjang
Rabu, 16 September 2026 20:53