MAKASSARMETRO, MAKASSAR – Sekretaris Kota Makassar Andi Zulkifly Nanda mengatakan bahwa pemkot setempat memberi kesempatan bagi Laskar Pelangi yang ingin menjadi tenaga PJLP di Pemkot Makassar.

Hal itu disampaikan berdasarkan rapat dengan Asisten III, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Muh Dakhlan, dan Kabag ULP, Selasa 23 September 2025.

Hal ini sekaitan rencana Pemerintah Kota Makassar resmi menyetop kontrak tenaga honorer atau Laskar Pelangi per 1 Oktober 2025 mendatang.
Akibat penghentian tersebut, sebanyak 263 tenaga honorer Laskar Pelangi tidak lagi bekerja dan berstatus pegawai di Pemkot Makassar.
Laskar Pelangi yang masih tersisa tersebut adalah mereka yang tidak memenuhi syarat untuk diangkat menjadi tenaga PPPK paruh waktu. Jika ingin tetap bisa mengabdi di Pemkot Makassar, ada skema atau peluang yang ditawarkan. Mereka bisa mendaftar lewat jalur Pengadaan Jasa Lainnya Perorangan (PJLP).
Walaupun sudah ada mekanisme pengangkatan tenaga honorer menjadi PPPK Paruh Waktu, lanjut Zulkifly, namun Laskar Pelangi yang tersisa adalah mereka yang tidak memenuhi syarat karena beberapa alasan. Ada yang tidak tidak ikut seleksi dan beberapa alasan lainnya.
Pemkot Makassar dalam waktu dekat akan segera membuka kembali PJLP tahap kedua untuk tenaga operasional dan administrasi. Kuota yang dibuka, masih menunggu usulan kebutuhan dari kepala OPD.Panduan kuliner Makassar
Data sementara, sudah ada sekitar 512 kuota yang akan disiapkan. Namun angka itu masih fluktuatif dan belum final karena masih menunggu usulan dari OPD.
Untuk penggajian, lanjut Zul, pihaknya sudah menyiapkan anggaran melalui APBD. Kontrak kerja PJLP itu akan berlaku satu tahun. Sesuai mekanisme, mereka yang ingin mendaftar lewat jalur PJLP harus mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB).
Proses pendaftaran PJLP, segera akan dibuka setelah seluruh OPD mengajukan kebutuhannya. Penerimaan PJLP akan dilaksanakan setelah seluruh PPPK paruh waktu sudah mengantongi SK. (*)
Kemenbud RI Percayakan Kota Makassar Jadi Tuan Rumah Konferensi Musik Indonesia 2026
Kamis, 16 April 2026 20:35
Wali Kota Munafri Tolak Pengadaan Kendaraan Baru, Pilih Gunakan Randis Lama Tahun 2023
Kamis, 16 April 2026 20:32
Melinda Aksa Tekankan Peran Strategis Penyuluh dalam Tangani Darurat Sampah di Makassar
Selasa, 14 April 2026 23:38
Munafri: Kapal Antar Pulau Segera Beroperasi, Gratis Layani Warga Kepulauan di Makassar
Selasa, 14 April 2026 20:35
DLH Makassar Percepat Pengelolaan Sampah, Kini TPA Antang Berbenah Menuju Sanitary Landfill
Senin, 13 April 2026 19:33
Pemkot Makassar Maksimalkan Urban Farming, Libatkan Warga hingga Komunitas Tingkat Lorong
Senin, 13 April 2026 19:31
Camat se-Makassar Teken Komitmen Basmi Sampah, Terapkan Sanitary Landfill di TPA Antang
Sabtu, 11 April 2026 21:59
Munafri Tegaskan Dukungan Program MBG di Makassar, Dampaknya ke Gizi dan Ekonomi Nyata
Sabtu, 11 April 2026 21:33