DLH Makassar Bakal Gelar Festival Daur Bumi 2025, Hadirkan Aktivis Lingkungan dan Pandawara Grup

Selasa, 09 Desember 2025 22:57 WITA Reporter : Makassarmetro
DLH Makassar Bakal Gelar Festival Daur Bumi 2025, Hadirkan Aktivis Lingkungan dan Pandawara Grup

MAKASSARMETRO, MAKASSAR – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar akan menggelar Festival Daur Bumi 2025 pada 12–14 Desember 2025 di Balai Prajurit M. Yusuf. Kegiatan ini dijadwalkan dibuka oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dan akan dihadiri sekitar 500 undangan.

Rangkaian festival berlangsung selama tiga hari hingga Sabtu dan Minggu, termasuk kolaborasi khusus pada hari terakhir melalui agenda Car Free Day (CFD) yang akan digelar pada siang hari.

“Kami mendesain festival ini sebagai ruang edukasi dan partisipasi publik untuk memperkenalkan pentingnya pengelolaan lingkungan,” ujar Kepala DLH Makassar, Helmy Budiman, Selasa (9/12/2025).

Selama tiga hari pelaksanaan, Festival Daur Bumi 2025 akan menghadirkan sejumlah agenda utama, mulai dari pameran serta booth teknologi lingkungan yang menampilkan inovasi pengolahan sampah, teknologi persampahan, hingga produk ramah lingkungan. Festival ini juga melibatkan pelaku UMKM dengan menghadirkan berbagai booth kuliner.

Selain itu, tersedia Sharing Session dan Talkshow yang menghadirkan aktivis dan komunitas lingkungan sebagai narasumber. Di antaranya, Benedict Wermter—aktivis lingkungan asal Jerman yang dikenal sebagai “Beni Si Bule Sampah”—serta dua perwakilan Pandawara Grup, CEO RAPPO Akmal Idrus, Komunitas Berdaur ID, dan sejumlah local heroes penggiat lingkungan di Makassar.

Helmy menegaskan bahwa festival ini menjadi momentum memperluas pemahaman masyarakat mengenai gerakan Makassar Bebas Sampah 2029. Ia menilai masih banyak warga yang menganggap pengelolaan sampah sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah.

“Ke depan, kami ingin masyarakat memahami bahwa pengelolaan sampah adalah tanggung jawab bersama. Kunci keberhasilan itu ada pada diri kita sendiri, komunitas, kelurahan, hingga RT/RW,” tegasnya.

Ia berharap Festival Daur Bumi 2025 dapat menjadi ruang edukasi publik sekaligus penguat kolaborasi lintas komunitas untuk mewujudkan Kota Makassar yang lebih bersih dan berkelanjutan.

“Harapan kami tentu agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya pengolahan sampah,” tutup Helmy. (*)

Topik berita Terkait:
  1. DLH Makassar
Berikan Komentar
Komentar Pembaca