MAKASSARMETRO, MAKASSAR – Festival Daur Bumi 2025 terus berlanjut pada 13 Desember 2025 dengan energi baru dan semangat kolaboratif yang makin kuat. Hari kedua ini dirancang sebagai momen penting di mana seluruh elemen masyarakat — dari pemerintah, komunitas lingkungan, pelajar, pelaku usaha hingga industri kreatif — semakin terlibat dalam dialog dan aksi nyata pengelolaan sampah berkelanjutan. Festival yang berlangsung di Balai Prajurit M. Jusuf (Gedung Manunggal) ini menjadi ruang besar untuk bertukar gagasan, memperkuat strategi, dan merancang langkah bersama menuju visi Makassar Bebas Sampah 2029.

Jadwal Kegiatan – 13 Desember 2025 (Hari Kedua)

Forum kolaborasi lanjutan menjadi fokus utama hari kedua. Pemerintah Kota Makassar bersama komunitas lingkungan, pelajar, pelaku usaha, dan industri kreatif duduk bersama dalam sesi berbagi gagasan dan strategi bersama. Diskusi ini menegaskan komitmen berbagai pihak untuk bergerak bersama dalam pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan — sebuah wujud nyata kerja sama lintas sektor di tengah upaya besar menuju Makassar yang bersih dan berdaya.
Di sela forum kolaborasi, pameran dan demonstrasi praktik pemilahan serta daur ulang sampah kembali menjadi daya tarik utama. Berbagai komunitas lingkungan dan pelaku industri kreatif memamerkan praktik terbaik mereka, menunjukkan secara langsung bagaimana sampah dapat diubah menjadi produk bernilai melalui kreativitas dan teknologi sederhana.
Tak kalah penting, sesi talkshow dan diskusi digelar untuk memperdalam strategi implementasi pengelolaan sampah berkelanjutan. Narasumber dari berbagai latar berbagi wawasan tentang langkah praktis yang dapat diadopsi oleh masyarakat dan lembaga untuk mempercepat transformasi perilaku menuju gaya hidup yang lebih ramah lingkungan. (
Bagi keluarga dan pengunjung umum, hari kedua juga dipenuhi dengan aktivitas aksi bersih, edukasi di booth komunitas, serta permainan edukatif untuk anak‑anak dan keluarga. Aktivitas ini dirancang tidak hanya untuk menghibur, tetapi juga untuk menanamkan nilai peduli lingkungan sejak dini kepada generasi muda
Selain aktivitas di lokasi utama, program “Jelajah Sampah” yang sudah berjalan sebelumnya terus dilanjutkan di beberapa kecamatan sebagai bagian dari penguatan program edukasi DLH di masyarakat. Program ini menawarkan pelatihan pemilahan sampah, aksi bersih lingkungan, serta edukasi langsung di tingkat wilayah, memperluas dampak Festival Daur Bumi hingga ke akar komunitas.
Dengan rangkaian kegiatan yang beragam dan partisipasi aktif dari berbagai elemen, hari kedua Festival Daur Bumi 2025 berhasil memperkuat pesan bahwa pengelolaan sampah adalah tanggung jawab bersama — dan bahwa kolaborasi dalam bentuk nyata adalah kunci untuk mewujudkan perubahan yang berkelanjutan. (*)
Kunjungi Dapil, ARW Pastikan Program Sambungan Listrik Gratis Tepat Sasaran
Senin, 20 April 2026 18:31
Munafri–Aliyah Hadirkan Lampu Tenaga Surya di Kepulauan Makassar, Kapal Menyusul
Senin, 20 April 2026 10:02
Mensos Kumpulkan Kepala Daerah Se-Sulsel, Pemkot Makassar Siapkan Digitalisasi Bansos
Sabtu, 18 April 2026 21:07
Berdiri di Atas Fasum Selama 30 Tahun, 40 PKL Bercat Kuning di Jalan Tinumbu Akhirnya Legawa
Sabtu, 18 April 2026 21:00
Kemenbud RI Percayakan Kota Makassar Jadi Tuan Rumah Konferensi Musik Indonesia 2026
Kamis, 16 April 2026 20:35
Wali Kota Munafri Tolak Pengadaan Kendaraan Baru, Pilih Gunakan Randis Lama Tahun 2023
Kamis, 16 April 2026 20:32
Melinda Aksa Tekankan Peran Strategis Penyuluh dalam Tangani Darurat Sampah di Makassar
Selasa, 14 April 2026 23:38
Munafri: Kapal Antar Pulau Segera Beroperasi, Gratis Layani Warga Kepulauan di Makassar
Selasa, 14 April 2026 20:35