MAKASSARMETRO– Waktu menunjukkan pukul 16-30 wita, beberapa nelayan tradisional (Papekang) pulang dari melaut, kebetulan hari ini nelayan cepat kembali dikarenakan cuaca yg tidak bersahabat.

Setengah jam kemudian para nelayan ini biasa berkumpul di pinggir pantai, ada yang mengobrol dengan sesama nelayan terkait hasil tangkapan mereka dapatkan hari ini,ada pula yang memperbaiki alat pancing, dan mesin perahu mereka.

Nelayan kecil tradisional (Papekang) yang ada di pulau Kodingareng sekitar 60% terbagi atas nelayan pemancing ikan tenggiri, Pemancing ikan Kembung atau biasa disebut “PAKATOMBO” dan ada pula pemancing Cumi.
Salah satu nelayan tradisional Daeng Dolo menuturkan, aktifitas sehari-hari nelayan Kecil (Papekang) di Pulau Kodingareng di mulai pada pukul empat pagi dan kembali dari melaut sore atau malam hari,” ungkapnya.
Lebih lanjut Daeng Dolo menjelaskan, kami terkadang melaksanakan Sholat Lima waktu di atas perahu kami masing-masing, karena kami tidak lupa kepada Sang pemberi Nikmat, ujar ayah 4 anak ini.
“Kadang-kadang kalau rejekinya bagus, biasa kami dapat beberapa ekor ikan Tenggiri, tp biasa pula kalau lagi paceklik kadang biar satu ekor pun kami tidak dapat alis pulang tanpa membawa hasil,” kata Daeng Dolo.
Dg.Sangkala yang merupakan nelayan “Pakatombo” dan nelayan pemancing Cumi menjelaskan, kami biasa memulai aktivitas melaut pada sore hari sampai jam tiga pagi, terangnya.
Sementara itu nelayan lainya Dg.Sudding yang menceritakan kegelisahan, dan kekhawatiran para nelayan tradisional terkait maraknya nelayan dari luar yang beroperasi di perairan Makassar khususnya di perairan Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Minggu (02/03/2017).
“Nelayan dari luar Kota Makassar mencari ikan berdekat nelayan kecil tradisional dengan menggunakan alat tangkap moderen, otomatis nelayan kecil seperti kami di rugikan karena kalah saing”, keluh Daeng Sudding.
Bahkan tidak sedikit nelayan dari luar Kota Makassar menggunakan alat tangkap yang dilarang oleh Pemerintah Seperti nelayan “PARERE” yang menggunakan Cantrang untuk menangkap ikan, sambungnya.
“Oleh sebab itu kami mengharap bantuan pemerintah, dan pihak kepolisian untuk menindak nelayan dari luar yg sudah merugikan nelayan kecil di kecamatan kepulauan Sangkarrang”, tutup Daeng Sudding.
Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia Makassar, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun
Senin, 26 Oktober 2026 15:19
Dengar Aspirasi Warga Tamalanrea, Wali Kota Appi Tak Mau PSEL Dipaksakan
Selasa, 20 Oktober 2026 21:57
Bangun Makassar Lebih Inklusif, Appi Kenalkan Tujuh Program Prioritas kepada Praja Muda IPDN
Selasa, 20 Oktober 2026 16:36
Digitalisasi PBG Berbuah Capaian, Retribusi Makassar Tembus Rp21,38 Miliar
Senin, 19 Oktober 2026 15:25
Kabut Asap Selimuti Makassar, Appi Pastikan RS dan Puskesmas Siaga Hadapi Ancaman ISPA
Jumat, 16 Oktober 2026 19:27
Husniah Talenrang Dipecat sebagai Bupati Gowa
Kamis, 15 Oktober 2026 11:44
Tampil di Forum Dunia, Appi Gaungkan Pendidikan Disiplin Lalu Lintas Sejak Sekolah
Selasa, 13 Oktober 2026 10:12
Pemkot Makassar Perkuat Akurasi DTSEN, Pastikan Program Sosial Tepat Sasaran.
Selasa, 13 Oktober 2026 10:09