MAKASSARMETRO– Program Badan Usaha Lorong (BULo) yang digagas oleh Walikota Makassar, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto terus bergelora. Setiap wilayah hingga tingkat RW memiliki kebun BULo yang dikelola oleh masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani lorong (Poktanrong).

Lorong sebagai sel terkecil dari teritorial Kota Makassar menjadi lebih hidup dengan adanya program BULo. Selain lingkungan tertata dengan bersih dan lebih hijau dengan penanaman tanaman cabai atau sayuran lainnya, dampak positif lainnya yakni meningkatkan pendapatan masyarakat dari aspek ekonomi.

Hal itulah yang turut dilakukan oleh Camat Tallo, Andi Zainal Abidin sebagai upaya mewujudkan visi merekonstruksi nasib rakyat. Lahan kosong yang berada di wilayah Kelurahan Rappokalling disulap menjadi kebun BULo.
Rencananya, kebun BULo ini bakal dimanfaatkan masyarakat untuk membudidayakan aneka tanaman pangan seperti cabai dan sayuran lainnya. Dengan, keberadaan kebun ini nantinya, Andi Zainal Abidin memupuk harapan agar warganya dapat dibina untuk menjalani visi yang dicanangkan Pemerintah Kota Makassar.
“Jadi diharapkan agar dapat menyentuh semua kelompok masyarakat. Selain itu, memudahkan dalam pembinaan kelompok tani dalam mengembangkan BULo melalui fasilitas Klinik Bisnis Terpadu tingkat Kecamatan Tallo,” ungkap Andi Zainal Abidin, Kamis (28/9/2017).
Atas inisiasi Camat Tallo, lahan tidur digarap sedemikian rupa sehingga dapat menjadi produktif. Tentunya, hal ini dilakukan demi warganya. BULo memang menekankan pemanfaatan lahan sempit seperti di lorong dan lahan kosong atau tidur, mengingat Kota Makassar merupakan wilayah metropolitan yang minim lahan pertanian.
“Ini dilakukan oleh warga, mulai dari tahap perencanaan, hingga pemeliharaan merekalah yang usahakan. Sehingga ketahanan pangan keluarga tetap terjaga melalui penanaman sayuran dan bumbu dapur, tentu nilai lebih dari ini dapat dimanfaatkan untuk penambahan penghasilan bagi warga,” lanjut Andi Zainal Abidin.
Melalui BUlo, selain mensejahterakan anggota kelompok tani, keuntungannya juga untuk menghidupkan perkoperasian yang dikelola oleh warga. Dan juga, untuk menopang biaya pendidikan anak-anak di lorong masing-masing.
Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia Makassar, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun
Senin, 26 Oktober 2026 15:19
Dengar Aspirasi Warga Tamalanrea, Wali Kota Appi Tak Mau PSEL Dipaksakan
Selasa, 20 Oktober 2026 21:57
Bangun Makassar Lebih Inklusif, Appi Kenalkan Tujuh Program Prioritas kepada Praja Muda IPDN
Selasa, 20 Oktober 2026 16:36
Digitalisasi PBG Berbuah Capaian, Retribusi Makassar Tembus Rp21,38 Miliar
Senin, 19 Oktober 2026 15:25
Kabut Asap Selimuti Makassar, Appi Pastikan RS dan Puskesmas Siaga Hadapi Ancaman ISPA
Jumat, 16 Oktober 2026 19:27
Husniah Talenrang Dipecat sebagai Bupati Gowa
Kamis, 15 Oktober 2026 11:44
Tampil di Forum Dunia, Appi Gaungkan Pendidikan Disiplin Lalu Lintas Sejak Sekolah
Selasa, 13 Oktober 2026 10:12
Pemkot Makassar Perkuat Akurasi DTSEN, Pastikan Program Sosial Tepat Sasaran.
Selasa, 13 Oktober 2026 10:09