MAKASSARMETRO– Menjadi kandidat petahana calon Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto masih menjadi sosok yang kerap diundang oleh berbagai kalangan, baik acara yang dilakukan oleh warga ataupun instansi serta kampus-kampus di Makassar.

Seperti halnya, Danny Pomanto (DP) didaulat sebagai nara sumber pada acara seminar seminar Bahaya dan Kerugian Merokok yang diadakan Hasanuddin Contack, dengan tema” Tantangan Inplementasi Regulasi Kawasan Tanpa Rokok”, di Aula Prof Mattulada Fakultas Satra Unhas, Sabtu, (17/2/2017).

” Sebuah kehormatan bagi saya menjadi narsum di acara seminar ini. ” ucap Danny dihadapan ratusan peserta seminar.
Pada kesempatan itu, Danny juga menjelaskan tentang bagaimana dia dan instansi terkait beserta warga Makassar menjaga lorong dengan baik. Termasuk mencetuskan program Carru” Cappa Kaluru” , dimana pada program ini ada lokasi khusus yang bakal dijadikan kawasan rokok saat dalam lorong.
Selain itu, saat ia menjabat sebagai walikota kemarin, juga sudah ada program Lorong Tanpa Rokok ( Lontara) yang diinisiasi oleh Dinas Kesehatan Makassar, hal ini dilakukan guna meminimalisir bahaya asap rokok bagi kesehatan masyarakat di Makassar.
” Alhamdulilah kemarin ( Sebelum Cuti) sudah ada koordinasi dari Dinas Kesehatan bahwa akan dilaksanakan program Lontara, Insya Allah penegakan Perda akan dilaksanakan dengan baik kedepannya. ” jelas DP.
DP menambahakan persoalan rokok adalah persoalan pikiran, olehnya untuk mensosialisasikan tentang bahaya rokok di Makassar itu harus menggunakan pendekatan sentuh hati.
” Setiap program yang kami cetuskan, termasuk soal bahaya rokok kami gunakan sentuh hati, dan memang menata Makassar untuk lebih baik harus gunakan sentuh hati. “jelasnya.
Pada seminar tentang Bahaya Rokok ini, turut dihadiri, Rektor Unhas Prof Dwia Aries Tina Tina Pulubuhu, Anggota DPR Makassar fraksi PKS, Iqbal Jalil, Bupati Kabupaten Kulon Progo Provinsi D.I.Y, Project Director Hasanuddin Contact Professor FKM Unhas M Alimin Maidin, Prologue Speech, Tara Singh Bam, Professor Bidang Ilmu Sosial, Ilmu Politik Universitas Hasanuddin dan Kepala Dinas Kesehatan Makassar, A. Naisyah T Azikin.
Kepsek Resmi Dilantik, Wali Kota Makassar Akan Tambah Insentif dan Transportasi untuk Guru Pulau
Selasa, 23 Juni 2026 19:27
Lantik 369 Kepsek, Wali Kota Makassar Tegaskan Larang Praktik Titip-Menitip
Selasa, 23 Juni 2026 19:24
Pemkot Makassar Pasang Papan Penanda, Tegaskan Status Aset Fasum di Perumnas Sudiang
Senin, 22 Juni 2026 14:14
Kecamatan Panakkukang Siapkan Penataan Eks Terminal Toddopuli, Pedagang Diajak Bermusyawarah
Minggu, 21 Juni 2026 14:16
Wali Kota Munafri Ajak Seluruh Elemen Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Tak Boleh Ada yang Terlewat
Jumat, 19 Juni 2026 21:27
Pantau Verifikasi SPMB 2026, Wali Kota Munafri Tegaskan Tak Ada Ruang untuk Titipan dan Calo
Rabu, 17 Juni 2026 22:06
Pemkot Makassar Lantik 47 Kepala Puskesmas Definitif, Perkuat Garda Terdepan Layanan Kesehatan
Rabu, 17 Juni 2026 21:40