MAKASSARMETRO– Calon Walikota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto didampingi Calon Wakil Walikota Makassar, Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi) memenuhi undangan dialog Koalisi NGO Perempuan, Anak dan Disabilitas. Sabtu (17/2/2018).

Marselina May dari Koalisi Perempuan Indonesia yang juga bertindak sebagai moderator mengungkapkan terdapat sejumlah hal yang menjadi perhatian para calon yang akan bertarung pada Pilkada Kota Makassar. Khususnya aspek yang angkat menyangkut perempuan, anak dan penyandang disabilitas.

“Yang pertama mungkin hak pelayanan dasar, seperti perbaikan layanan pendidikan, pengurusan pencatatan sipil dan pendidikan berkualitas yang terjangkau. Kemudian keterwakilan perempuan di seluruh aspek pelayanan publik, di mana 30 persen merupakan kuota wajib,” ungkap Marselina.
Partisipasi perempuan dalam proses perencanaan pembangunan dan penganggaran, kata Marselina turut menjadi perhatian. Seperti dalam penyelenggaraan Musrenbang di mana perempuan juga memiliki andil dalam mengawal kebijakan dan pembangunan.
“Terakhir soal kekerasan terhadap perempuan, kami ingin agar kekerasan menjadi kasus publik bukan lagi kasus domestik,” ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, calon petahana Moh. Ramdhan Pomanto mengatakan bahwa visinya bersama Ini Mulyasari Paramastuti untuk Pilkada kali ini, yakni Memajukan Makassar Sebagai Kota Dunia yang Nyaman dan Aman untuk Semua.
“Pilkada lalu saya punya visi menciptakan Kota Dunia yang Nyaman dan Aman Untuk Semua. Jadi, masuk mi semua di situ. Nyaman untuk perempuan, anak dan penyandang disabilitas. Sekarang memajukan, kupikir apa yang menjadi keinginanta sejalan dengan visi kami,” kata Danny Pomanto.
Dalam kesempatan tersebut juga Danny Pomanto menyebut bahwa jajaran pejabat pelayan publik di Kota Makassar telah melebihi tiga puluh persen. “Saya punya kepala SKPD dan pejabat-pejabat sampai kelurahan, rasa-rasanya lewat tiga puluh persen deh,” ungkap Danny Pomanto.
“Kalau urusan anak, kita punya program Jagai Anakta’. Baru kali ini saya masukkan berdampingan dengan kerohanian, sebab menjaga generasi anak perlu pemahaman rohani, khususnya bagi ibu,” lanjutnya
Sementara itu, pendamping Danny Pomanto, Indira Mulyasari menyatakan keberpihakannya pada kepentingan perempuan, anak dan penyandang disabilitas.
“Saya perempuan, saya ibu sudah pasti saya berkomitmen keberpihakan terhadap perempuan dan anak. Begitu juga dengan disabilitas,” seru Indira.
Usai dialog ditandatangani kontrak politik antara paslon DIAmi dengan Koalisi NGO Perempuan, Anak, dan Disabilitas yang terdiri dari gabungan lembaga yang aktif mengorganisir di masyarakat.
Kepsek Resmi Dilantik, Wali Kota Makassar Akan Tambah Insentif dan Transportasi untuk Guru Pulau
Selasa, 23 Juni 2026 19:27
Lantik 369 Kepsek, Wali Kota Makassar Tegaskan Larang Praktik Titip-Menitip
Selasa, 23 Juni 2026 19:24
Pemkot Makassar Pasang Papan Penanda, Tegaskan Status Aset Fasum di Perumnas Sudiang
Senin, 22 Juni 2026 14:14
Kecamatan Panakkukang Siapkan Penataan Eks Terminal Toddopuli, Pedagang Diajak Bermusyawarah
Minggu, 21 Juni 2026 14:16
Wali Kota Munafri Ajak Seluruh Elemen Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Tak Boleh Ada yang Terlewat
Jumat, 19 Juni 2026 21:27
Pantau Verifikasi SPMB 2026, Wali Kota Munafri Tegaskan Tak Ada Ruang untuk Titipan dan Calo
Rabu, 17 Juni 2026 22:06
Pemkot Makassar Lantik 47 Kepala Puskesmas Definitif, Perkuat Garda Terdepan Layanan Kesehatan
Rabu, 17 Juni 2026 21:40