MAKASSARMETRO– Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Makassar memproyeksikan 16 ton cabai dihasilkan oleh 7 Kawasan Program Lorong Peduli Inflasi. Program ini bekerja sama dengan Bank Indonesia.

“Setiap kawasan itu kita menanam 2500 polybag cabai artinya apa, kalau ada 7 kawasan berarti 2500 dikali 7 jadi ada sekitar 16 ribu yah polyback cabai,” ungkap Kepala DKP Makassar, Sri Sulsilawati.

Lebih lanjut dia menyebut, satu pohon mampu menghasilkan 800 gram hingga 1 kg untuk sekali panen. Setiap cabai di polybag bisa 4-6 kali panen.
“Tiap panen, satu kali petik itu bisa sampai 150 gram sampai 200 gram. Tadi kan kali 5 itu bisa kita dapat satu kilo, kalau sudah ada 2500, kan bisa kita rata-ratakan 2500 kilo,” sambungnya.
Diketahui, Lorong Peduli Inflasi menggunakan lahan-lahan yang minim. Media tanamnya pun bukan hamparan, melainkan polybag.
“Makanya kita mau rapat koordinasi supaya bisa dimaksimalkan proses pemberdayaan masyarakat dan hasilnya secara ekonomi bagi mereka, dan dampaknya mampu mengendalikan laju inflasi,” pungkasnya.
Mulai 1 Agustus, TPA Tamangapa Hanya Menerima Sampah Residu
Selasa, 21 Juli 2026 21:05
Digelar Dispora Makassar, PARAGA 2026 Sukses Jadi Momentum Perluas Olahraga Rekreasi
Senin, 20 Juli 2026 21:10
Aliyah Mustika Ilham Ajak Generasi Muda Jaga Warisan Budaya
Minggu, 19 Juli 2026 21:28
DLH Makassar Matangkan Sistem TPA Residu Lewat Bimtek Jakstrada
Kamis, 16 Juli 2026 22:36
Pelayanan Makin Humanis, RSUD Daya Makassar Luncurkan Inovasi GELIAT Solusi Penahanan Pasien
Kamis, 16 Juli 2026 22:34
Pulihkan Fungsi Ruang Publik, Satpol PP Tata Eks Stadion Mattoanging
Kamis, 16 Juli 2026 17:29
Wajah Baru TPA Tamangapa, Penimbunan Tanah Urug Hilangkan Bau dan Siap Terima Sampah Residu
Rabu, 15 Juli 2026 21:28
Darije Kalezic Pulang ke Makassar, Tegaskan Cinta untuk PSM dan Suporternya
Rabu, 15 Juli 2026 13:18