somberena parlementa

Tim Operasi SAR Gabungan Perluas Area Pencarian Korban Terjatuh Dari Kapal

Minggu, 14 April 2019 18:31 WITA Reporter : Helmi
Tim Operasi SAR Gabungan Perluas Area Pencarian Korban Terjatuh Dari Kapal

MAKASSARMETRO– Pencarian penumpang KMP Dharma Rucitra 7 yang terjatuh di perairan Makassar masih berlanjut, Ahad (14/4/2019). Area pencarian korban pun diperluas, dari Tanjung Bayang hingga Pulau Langkai.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Taufiek Rakhman menyebut, personel BPBD Makassar tengah berupaya semaksimal mungkin dalam proses penyisiran.

“Hingga sekarang belum ditemukan, area penyiaran diperluas. Personel BPBD juga tengah mengupayakan semaksimal mungkin,” ungkap Taufiek Rakhman.

Personel BPBD Makassar tidak sendiri dalam proses penyisiran ini, Taufiek Rakhman mengatakan, Ditpolair Polda Sulsel, Tim Rescue Pemadam Kebakaran, Basarnas dan potensi SAR dari beberapa kampus juga terlibat.

“Alhamdulillaah kita dapat bantuan dari Polair Polda, Basarnas, Damkar, da potensi SAR dari kampus UNM dan Unibos,” ujarnya.

Tim operasi SAR gabungan kemudian dibagi menjadi tiga unit dengan dua perahu karet bermesin dan perahu rigid. Mereka berbagi wilayah pencarian mulai dari Tanjung Bayang hingga perairan Pulau Langkai.

Diketahui, operasi SAR gabungan ini dilakukan karena adanya informasi penumpang terjatuh dari KMP Dharma Rucitra 7, Sabtu (13/4/2019) dini hari yang dilaporkan oleh petugas siaga dari VTS Makassar.

Informasi tersebut mengabarkan satu orang terjatuh dari KMP Dharma Rucitra Tujuh, Rute Makassar-Surabaya pada posisi 05°12’36” S – 119°05’30” E, yang di perkirakan terjatuh di Perairan Makassar.

Topik berita Terkait:
  1. BPBD
Berikan Komentar
Komentar Pembaca