
MAKASSARMETRO– Kepala Unit Pengelola Teknis Bank Sampah Pusat Kota Makassar, Nasrun menginginkan agar pemilahan sampah di setiap kecamatan dimaksimalkan lagi.

Diketahui, pengelolahan Bank Sampah Unit (BSU) yang aktif 543 dari target 825. Sebab Bank sampah aktif mulai tahun 2018 sampai bulan Desember.
“Dalam tahun 2019, para vendor-vendor telah terjun ke masyarakat untuk membeli langsung. Dulunya hanya menunggu hasil sampah. Namun hal itu tidak dilakukan, lantaran sangat sepih minat warga.
Apalagi paling berpengaruh, karena 2019 memasuki tahun politik,”paparnya.
Sementara, jelas Nasrun, bank sampah sektoral yang aktif di kecamatan, seperti Tallo, Manggala, dan Rappocini. Yang lainnya tidak aktif lagi untuk melakukan penimbangan.
“Kendalanya karena kepeduliannya masih kurang. Saya harapkan Bank sampah itu harus aktif lagi yang sudah diresmikan,”ungkapnya.
Saat ini, UPT Bank Sampah Kota Makassar menerima sampah tukar gas, sampah tukar emas, sampah tukar uang dan sampah tukar eskrim.
Ia juga mengapresiasi Bank sampah kantor Balaikota, mereka rutin mengumpulkan sampah pilahan, lalu ditimbang. Setelah terkumpul saldo sampahnya, bisa langsung diambil dan dibawa serta buku Nasabah Bank sampah.
“Sebelumnya penimbangan dilakukan hari Jum’at. Sedangkan Nasabah Balaikota mencapai 1.000- an dari pegawai,”jelasnya. (*)
Kategori Tertinggi EPPD, Appi Beber Kunci Sukses Makassar Raih Kinerja Terbaik dari Kemendagri
Rabu, 29 April 2026 19:19
Kota Makassar Kian Menggeliat, Mal Ratu Indah Dikembangkan Jadi Kawasan Mixed-Use Modern
Rabu, 29 April 2026 19:14
Di Hari Otda 2026, Kota Makassar Sabet Penghargaan Nasional Kinerja Pemerintahan Terbaik
Senin, 27 April 2026 21:07
Wali Kota Munafri Gowes Bareng SKPD Tinjau Jumat Bersih di Dua Kecamatan
Jumat, 24 April 2026 20:38
Bongkar Mandiri Lapak di Kawasan SMKN 4 Bontoala, Pemkot Makassar Siapkan KUR untuk PKL Terdampak
Kamis, 23 April 2026 19:32
Gebrakan Munafri: Pangkas Perjalanan Dinas Rp60 Miliar, dan Setop Pengadaan Randis Baru
Kamis, 23 April 2026 11:02