
NORWEGIA– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar mempresentasikan penerapan District Health Information System (DHIS) oleh Pemerintah Kota Makassar di Oslo University, Norwegia, Sabtu (22/6/2019).

DHIS merupakan integrasi dataset esensial yang disatukan ke dalam suatu plaform yang multi-akses yang dijadikan bahan analisis dalam mengambil tindakan di bidang kesehatan dan telah diimplementasikan di Makassar selama beberapa tahun terakhir.
Kepala Dinkes Makassar, Naisyah Tun Azikin mengatakan, dia berkunjung ke Negara Skandinavia tersebut bersama rombongan Kementerian Kesehatan RI sebagai delegasi dari Indonesia.
“Saya di sini di Universitas Oslo Norwegia bersama tim Kemenkes memaparkan tentang SIK atau Sistem Informasi Kesehatan DHIS 2. Begitu juga dengan tindakan melalui inovasi-inovasi aplikasi layanan kesehatan,” ungkap Naisyah Tun Azikin.
Bahkan dia menyebut Kota Makassar dijadikan sampel dalam presentasi implementasi DHIS 2 di Indonesia saat pertemuan DHIS 2 Annual Conference 2019 yang dipandu Prof. Jorn Braa dari Universitas Oslo.
“Banyak donatur yang mau bantu Indonesia, doakan semoga Makassar bisa menjadi lokasi program. Ini penting untuk peningkatan layanan kesehatan bagi warga kita,” pungkasnya.
Target 12.000 Pelari, Wali Kota Appi Target Makassar Half Marathon 2027 Menuju Level Internasional
Minggu, 01 November 2026 20:06
DPRD Makassar Minta KDKMP Tak Geser UMKM, Evaluasi Manfaat Jadi Sorotan
Kamis, 29 Oktober 2026 20:49
Ketua Fraksi PKB DPRD Makassar Ajak Anak Muda Akhiri Perang Kelompok
Kamis, 29 Oktober 2026 20:13
DPRD Makassar Dorong Percepatan Stadion Untia, Pastikan Target 2027
Selasa, 27 Oktober 2026 13:58
DPRD Makassar Bidik Regulasi Bantuan Hukum, Warga Miskin Tak Boleh Kalah karena Biaya
Selasa, 27 Oktober 2026 12:54
Matangkan Agenda HUT Makassar, Sekwan Andi Rahmat Mappatoba Perkuat Koordinasi
Senin, 26 Oktober 2026 17:52
Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia Makassar, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun
Senin, 26 Oktober 2026 15:19
DPRD Makassar Tak Mau Parkir Terus Bermasalah, Jukir hingga Kebocoran Jadi Bidikan
Senin, 26 Oktober 2026 12:52