
MAKASSARMETRO – Badan Usaha Lorong (BULo) merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kota Makassar yang memiliki dampak positif di sejumlah aspek. Di antaranya, lingkungan, ketersediaan pangan keluarga, dan ekonomi kerakyatan.

Pemkot Makassar menegaskan bahwa program yang berhasil mengendalikan inflasi daerah ini akan tetap dilanjutkan meski tahun anggaran RPJMD 2014-2019 berakhir.
Bahkan program yang dirintis oleh Dinas Ketahanan Pangan (DKP) ini bakal terus ditingkatkan dan disempurnakan. Hal ini disampaikan Asisten III Pemkot Makassar, Andi Irwan Bangsawan saat ditemui di Aerotel Smile, Jalan Mukhtar Lutfi, Selasa (25/6/2019).
“Ini program yang sangat bagus dan dampaknya luar biasa bagi masyarakat dan juga berhasil mengantar Makassar menerima TPID Awards karenanya kita akan lanjutkan biar RPJMD sudah selesai. Justru kita mau terus sempurnakan penerapannya,” kata Andi Irwan Bangsawan.
Kendati demikian, Pemerintah Kota Makassar akan mengemas program yang diawali dengan pembudidayaan tanaman pangan keluarga di lorong-lorong ini dengan penamaan atau branding yang baru pula.
“Tapi kita akan ubah namanya, mungkin nanti bukan lagi BULo namanya, nanti bergantung bagaimana hasil keputusan dari pembicaraan dengan stakeholder terkait,” ujar dia.
Senada, Kepala DKP Makassar, Sri Sulsilawati menyebut, BULo merupakan implementasi salah satu amanah undang-undang terkait ketahanan pangan keluarga.
“Memang amanah undang-undang ketahanan pangan sudah mengatur hal demikian, selain BULo ada juga Kelompok Rumah Pangan Lestari yang dikelola juga oleh warga. Meski brandnya beda tujuannya sama yakni melaksanakan amanah undang-undang untuk masyarakat,” pungkasnya.
Program BULo yang kelak akan diganti namanya, lanjut Sri Sulsilawati, sejalan dengan Clean, Comfort, and Continuity yang digagas PJ. Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb.
“BULo yang pertama menata lorong supaya bersih, hijau, asri dan nyaman. Dan yang paling penting keberlanjutan mendorong kemandirian dan ketahanan pangan keluarga di lorong. Sejalan dengan CCC Run Makassar,” tutup Sri.
Urai Antrean Panjang, Pengisian BBM di Sulsel Pakai Aturan Pelat Ganjil Genap
Minggu, 13 September 2026 17:30
Munafri Jamu dan Lepas Pemain PSM ke Parepare, Tegaskan Dukungan Pemkot Makassar
Sabtu, 12 September 2026 18:29
Percepat Normalisasi Antrean BBM, Munafri Sarankan Klaster SPBU dan Jadwal Khusus Truk-Bus
Sabtu, 12 September 2026 10:07
Kunker ke BPJS Ketenagakerjaan, Komisi D DPRD Makassar Matangkan Ranperda Jamsostek
Jumat, 11 September 2026 23:12
Ridwan Andi Wittiri Desak Percepatan Penanganan Kelangkaan BBM di Makassar
Rabu, 09 September 2026 12:42
Bantu Petugas Kebersihan, DLH Makassar Hibahkan Motor Tiga Roda untuk Pasar Senggol
Selasa, 08 September 2026 16:19
Appi Titip Tugas Khusus untuk Kepala UPT TPA Tamangapa: Benahi Sistem, Rangkul Warga
Selasa, 08 September 2026 14:34
Didukung Sahabatnya Figur Muda Ternama, Rezza Said Mantap Maju ke Musda REI Sulsel
Senin, 07 September 2026 12:03