
MAKASSARMETRO – Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI, I Nyoman Sukayadna memberi kuliah umum di Kampus Akademi Maritim Indonesia- Akademi Ilmu Pelayaran Indonesia (AMI AIPI) Makassar, Jumat (28/6/2019).

Dalam kesempatan itu, I Nyoman Sukayadna tidak hanya berbagi pengetahuan dengan taruna AMI AIPI Makassar tetapi juga memberikan motivasi agar menjadi sumber daya manusia yang prima dan berdaya saing.
Menurutnya, di era revolusi industri 4.0 di mana sebagian besar pekerjaan manusia secara perlahan digantikan perannya dengan mesin otomatis yang dilengkapi kecerdasan buatan.
“Jadilah SDM yang prima, profesional, beretika dan berdaya saing tinggi, apalagi di revolusi industri 4.0 yang ditandai kemajuan teknologi di berbagai bidang yang bisa menggantikan peran manusia. Tidak boleh dilupa juga, semangat integritas. Ini yang harus miliki,” ungkap I Nyoman.
Peran institusi pendidikan vokasi seperti AMI AIPI Makassar, kata I Nyoman sangat strategis untuk mengubah ancaman-ancaman yang timbul dari dampak revolusi industri 4.0 menjadi peluang, khususnya bagi lulusannya.
Selain itu dia juga mendorong pengembangan institusi vokasi, khususnya kemaritiman dan ilmu pelayaran, untuk mendidik dan melatih tarunanya agar berkompeten dan berdaya saing. Ada beberapa poin yang dinilai penting untuk mewujudkan hal ini.
“Yakni berorientasi demand driven, diklat berbasis kompetensi, kemitraan, insentif. Yang terakhir kreativitas dari institusi tersebut dan juga terobosan atau inovasi-inovasi,” katanya.
Sementara itu, Direktur AMI AIPI Makassar, Andi Muhammad Yani mengaku sangat senang dengan kehadiran I Nyoman Sukayadna guna memberikan kuliah umum.
Dia berharap pengetahuan, ilmu dan motivasi yang ia bagikan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh tarunanya dan institusi yang dipimpinnya.
Ada beberapa yang sudah diterapkan beberapa tahun belakangan, yakni pemanfaatan kecanggihan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar. Andi Muhammad Yani menyebut, hal ini memang perlu dalam PBM, sehingga taruna alumni AMI AIPI bisa memanfaatkan ilmunya di dunia kerja.
“Alhamdulillaah, senada dengan Pak Kapusbang, yang paling pokok sebenarnya itu persoalan kualitas SDM. Ini sama dengan kita punya sistem di sini, mengutamakan kualitas dibandingkan kualitas. Alumni-alumni kita memenuhi kualifikasi dan berkompeten serta berdaya saing. Proses belajarnya pun memanfaatkan teknologi informasi yang memadai,” ucap Andi Muhammad Yani.
Oleh karenanya, dia meminta kepada masyarakat agar tidak ragu mempercayakan pendidikan vokasi kemaritiman dan ilmu pelayaran di AMI AIPI Makassar. Diketahui terdapat beberapa kejuruan yang ditawarkan, seperti Nautika, Tekhnika, serta Ketatalaksanaan Pelayaran dan Niaga.
Wali Kota Makassar Terima Penghargaan Paritrana Award, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan
Sabtu, 09 Mei 2026 00:04
“Dari Literasi ke Aksi”, Pemkot Makassar Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Akses Keuangan Nyata
Kamis, 07 Mei 2026 20:44
SPMB Makassar 2026 Resmi Dibuka, Disdik Siapkan Sistem Transparan dan Anti Manipulasi
Kamis, 07 Mei 2026 20:40
Bukti Kerja Kolaboratif, Makassar Masuk Elite Kota Toleran Indonesia
Rabu, 06 Mei 2026 21:16
Pemkot Makassar Susun Roadmap Terintegrasi Penanganan ODGJ Berbasis Kolaborasi
Rabu, 06 Mei 2026 21:02
Munafri dan Mensos Sepakat Perkuat Program Sosial Terpadu untuk Kesejahteraan Warga
Selasa, 05 Mei 2026 15:58
Tanpa Penertiban, Warga Tamalanrea Bongkar Mandiri 6 Lapak di Atas Drainase
Selasa, 05 Mei 2026 15:55
SPMB 2026 Resmi Diluncurkan, Pendaftaran SD dan SMP di Makassar Kini Bisa Melalui Aplikasi LONTARA+
Sabtu, 02 Mei 2026 22:35