Diskop UKM Makassar Bakal Distribusi Kios Kanre Rong ri Karebosi ke Kecamatan

Jumat, 28 Juni 2019 22:03 WITA Reporter : Helmy
Diskop UKM Makassar Bakal Distribusi Kios Kanre Rong ri Karebosi ke Kecamatan

MAKASSARMETRO – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Kota Makassar bakal mendistribusikan kios-kios kosong yang terletak di Kanre Rong ri Karebosi ke sejumlah kecamatan.

Langkah ini merupakan rangkaian rencana Pemerintah Kota Makassar untuk melakukan penataan kawasan wisata kuliner yang terletak di sebelah selatan Lapangan Karebosi tersebut.

“Setelah dievaluasi dan menampung aspirasi pedagang, kita menilai perlu untuk membenahi Kanre Rong ri Karebosi. Kios-kios yang tidak diisi oleh pedagang rencananya bakal kita distribusikan ke kecamatan, jadi nanti ada juga Kanre Rong mini di beberapa titik,” ungkap Sekretaris Diskop UKM Makassar, Andi Herfidha Attas, Jumat (28/6/2019).

Dari 265 kios, ada 27 kios yang belum pernah ditempati untuk melakukan aktivitas dagang sejak kunci diserahkan.

Andi Herfidha menyebut telah berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan untuk melakukan teguran kepada yang bersangkutan.

Diketahui, Kanre Rong ri Karebosi diisi dari pedagang kaki lima yang direlokasi dari beberapa kecamatan seperti Ujung Pandang, Bontoala, dan Rappocini.

“Dua minggu lalu kami sudah bersurat ke kecamatan untuk memberi peringatan kepada pedagang, 13 dari Ujung Pandang, 7 dari Bontoala, dan 7 Rappocini. Kita akan serahkan ke pedagang yang mau mengisi kios tersebut, masa percobaan dua bulan. Kalau dia suka, kita lanjutkan, kalau tidak kita akan distribusi untuk membuat Kanre Rong Mini,” ujarnya.

Adapun untuk Kanre Rong Mini di kecamatan, kata Herfidha, lokasi harus representatif dan pastinya lahan Pemerintah Kota Makassar. Harus memiliki lahan parkir dan lokasi persampahan serta buangan limbah.

Secara keseluruhan, cetak biru penataan Kanre Rong ri Karebosi nantinya hanya menyisakan 125 kios saja, di luar 20 kios souvenir dan 15 kios representasi UKM setiap kecamatan.

“Sajian tetap kuliner khas Makassar, tapi karena kesannya padat meski sudah membentuk U dengan tempat makan di tengah namun kecil. Maka kita akan menyisakan 125 yang akan ditata nanti di situ,” pungkasnya.

Topik berita Terkait:
  1. Diskop Makassar
  2. Ekonomi
  3. UKM
Berikan Komentar
Komentar Pembaca