somberena parlementa

Pengembangan ASN, Unhas dan Victoria University of Wellington Kerja Sama Double Degree

Selasa, 30 Juli 2019 17:03 WITA Reporter : Widya
Pengembangan ASN, Unhas dan Victoria University of Wellington Kerja Sama Double Degree

MAKASSARMETRO – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) intens melaksanakan program nasional yang bertujuan untuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia khususnya bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Sebagaimana ASN mengemban tugas sebagai garda terdepan dalam pelayanan publik.

Berangkat dari mandat Kemenoan RB, Universitas Hasanuddin (Unhasp dan Universitas Indonesia (UI) dipercayakan membangun kerja sama dengan perguruan tinggi mitra di luar negeri dalam mendidik dan membangun budaya melayani ASN terhadap masyarakat.

Salah satu negara yang memiliki rekam jejak layanan publik sangat baik adalah Pemerintah Selandia Baru.

Rektor Unhas Prof. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA bersama anggota Majelis Wali Amanat (MWA), Dekan Fakultas Ilmu Administrasi UI/Ketua Tim Independen Nasional Reformasi Birokrasi, Prof Eko Prasojo, dan staf Kemenpan RB bertemu dengan pihak Victoria University of Wellington (VUW), Selandia Baru.

Dari pihak VUW hadir diantaranya, Grant Guilford (Vice Chancellor), Ian Williamson (Pro Vice Chancellor), Blair McRae (Deputy Vice Chancellor), Girol Karacaoglu (Head of School of Government) dan beberapa Profesor dan staf VUW.

Rektor Dwia mewakili Menpan RB, Syafruddin menyampaikan keinginan Kemenpan untuk meningkatkan kapasitas ASN di Indonesia melalui kerja sama dengan Victoria University of Wellington

Dalam kerja sama dengan Vicrtoria University of Wallingtong ini, Unhas dan UI yang ditunjuk untuk menjadi mitra di Indonesia.

“Mahasiswa yang berasal dari ASN diharapkan dapat meningkat kapasitasnya melalui international exposure. ASN akan diberikan kesempatan melanjutkan pendidikan dengan sistem double degree, yaitu setahun di Unhas atau UI dan selanjutnya setahun di VUW. Program ini akan dibiayai pemerintah Indonessia melalui program LPDP,” kata Dwia.

Pada kesempatan yang sama, Prof. Eko Prasojo menambahkan, setelah menempuh studi di Unhas atau UI, bagi mahasiswa yang memilih e-government akan difasilitasi di Victoria University of Wellington Selandia Baru.

“VUW dipilih sebagai mitra oleh Kemenpan RB berdasarkan masukan berbagai pihak serta pengalaman panjang VUW sebagai universitas terbaik di Selandia baru dengan berbagai prodi unggulan, dimana salah satunya e-government, yang menjadi rujukan internasional untuk belajar,” kata Eko.

Pertemuan berlangsung hangat dilakukan di Victoria room, Hunter Building di Kelburn Parade Campus Wellington.

Diskusi rencana kerja sama tersebut membahas secara detail terkait teknis operasional penyelenggaraan program. Diharapkan program dapat berjalan mulai Juli 2020.

Terkait kerja sama antara Unhas, UI dan VUW, Vice Chancellor VUW Grant Guilford menyambut baik.
Ia menyampaikan terima kasih atas kepercayaan pemerintah Indonesia untuk memilih VUW sebagi tujuan belajar ASN Indonesia.

Pihak VUW akan memerikan dukungan dengan pengajar-pengajar terbaik di bidang e-government untuk menjalankan mendukung pelaksanaan kerjasama tripartit ini.

Kemenpan RB direncanakan akan melaksanakan soft launching program double degree ini di Jakarta tanggal 21 Agustus 2019.

Topik berita Terkait:
  1. ASN
  2. Kemenpan RB
  3. Pendidikan
  4. Unhas
Berikan Komentar
Komentar Pembaca