somberena parlementa

Jadi Pembicara di Kuliah Umum UIN, Amran Sulaiman Sumbang Ayam Petelur dan Sapi

Kamis, 19 September 2019 22:39 WITA Reporter : Makassarmetro
Jadi Pembicara di Kuliah Umum UIN, Amran Sulaiman Sumbang Ayam Petelur dan Sapi

MAKASSARMETRO – UIN Alauddin Makassar melaksanakan kuliah umum yang dihadiri Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, Sebagai pembicara. Kuliah umum bertema “Revitalisasi Budaya Pertanian dan Peternakan di Era Revolusi Industri 4.0” berlangsung di Auditorium UIN Alauddin, Kamis (19/9/2019).

Dalam sambutannya, Mentan terlebih dahulu menyampaikan kisah inspirasi dan kehidupan dalam perjuangannya menjadi seorang menteri.

Lelaki asal desa terpencil Abbakung’e, Kabupaten Bone punya prinsip “Biarkan saya susah sewaktu muda tetapi saya tak mau susah ketika tua”.

Dalam kuliah umum yang dihadiri ribuan mahasiswa dari berbagai fakultas dan jurusan memberi motivasi.

“Bukan orang seperti kami yang dunia butuh dalam bidang pertanian tetapi anak muda yang seperti kalianlah yang dunia butuhkan,” sambungnya dalam pidato tersebut.

Ketika memasuki pembicaraan tema, Amran Sulaiman mulai bicara tentang fakta dan tantangan dalam menghadapi revolusi industri 4.0.

“Saat ini indonesia telah berhasil menaikkan 9 juta ton beras yang di ekspor ke lebih dari 100 negara bahkan di 2 daerah yakni maros dan papua gudang penyimpanan beras sudah tak bisa lagi menampung beras yang ada, tetapi banyak berita yang mengatakan indonesia mengimpor beras, inilah salah satu tantangan kita juga” ungkapnya.

“Kemudian tantangan besar yang harus di hadapi adalah para mafia” sambungnya lagi.

Pada kesempatan ini pula Mentan Amran Sulainan menyumbang 1000 ekor ayam petelur dan 100 sapi kepada Fakultas Pertanian UIN Alauddin Makassar.

Ia juga akan menguji drone penanaman padi yang bisa mempermudah dalam proses penanaman benih di persawahan.

Salah satu mahasiswa mengungkapkan kebahagiaan dan rasa bangga karna dapat bertemu dengan Menteri Pertanian RI.

“Saya sangat senang dan bahagia karna bisa bertemu dan lebih lagi kami mendapatkan ilmu untuk menghadapi industri 4.0 terlebih lagi dapat mendengar dan memetik ilmu dari kisah kehidupan beliau” ungkap Ariska mahasiswa jurusan Hukum Tata Negara semester 3 tersebut.

Topik berita Terkait:
  1. Menteri Amran Sulaiman
  2. UIN Alauddin
Berikan Komentar
Komentar Pembaca