somberena parlementa

Unhas dan Pemkab Luwu MoU Kerja Sama Berbagai Bidang

Selasa, 01 Oktober 2019 22:15 WITA Reporter : Makassarmetro
Unhas dan Pemkab Luwu MoU Kerja Sama Berbagai Bidang

MAKASSARMETRO – Unhas bersama Pemerintah Kabupaten Luwu menyepakati kerja sama berbagai bidang, utamanya bidang lingkungan hidup untuk penanggulangan bencana yang sering terjadi di Kabupaten Luwu.

Kesepakatan tersebut tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangi oleh Rektor Unhas, Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA., dan Bupati Luwu, Drs. H. Basmin Mattayang, M.Pd.

Acara penandatanganan MoU berlangsung di Ruang Rapat A, Lantai 4 Gedung Rektorat Unhas, Selasa (1/10/2019). Turut hadir dalam acara beberapa pejabat Dinas Kabupaten Luwu, dan tokoh adat. Adapun dari Unhas, turut hadir para Wakil Rektor, Dekan, Ketua LP2M, beberapa Direktur dan Kepala Biro.

Rektor Unhas menyambut baik kerja sama yang akan dilakukan. Dwia mengatakan Unhas dari tahun ke tahun, selain mengelola kampus yang lebih berkualitas, juga menginginkan kehadiran Unhas bisa lebih bermanfaat dalam pembangunan, khusunya di Sulawesi Selatan.

“Saya selalu meminta para pimpinan maupun ketua lembaga dan unit kerja yang ada untuk meningkatkan kerjasamanya di daerah. Sehingga kebermanfaatan Unhas di Sulsel ini bisa dirasakan oleh semua kalangan. Misalnya saja, kami membangun beberapa center seperti Maiwa Breeding Center di Enrekang,” kata Dwia.

Rektor Dwia menambahkan, tujuan dari berbagai kerja sama adalah untuk meningkatkan potensi dan mendukung pembangunan. Unhas ingin menjadi bagian dalam penyelesaian berbagai masalah di masyarakat, dimana Unhas hadir untuk memberikan solusi.

“Dalam bidang kesehatan, misalnya, kita baru saja melakukan gerakan pencegahan stunting. Pertemuan ini bisa menjadi langkah awal untuk membicarakan potensi daerah, masalah yang dihadapi, dan apa yang harus dilakukan bersama. Saya pikir ini menjadi sinergitas yang produktif kedepannya,” kata Dwia.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Luwu mengucapkan terima kasih atas ketebukaan Unhas untuk melakukan kerjasama.

Dirinya menjelaskan berbagai potensi pembangunan di Kabupaten Luwu, serta tantangan-tantangan yang dihadapi.

“Kami berpikir bahwa hambatan dan kendala yang kami hadapi bisa teratasi jika kami bekerja sama dengan Unhas. Karena Unhas merupakan barometer Perguruan Tinggi di Indonesia, khususnya bagian Timur Indonesia,” jelas Basmin.

Dalam pertemuan tersebut, ada beberapa hal yang menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten Luwu. Diantaranya adalah bidang penelitian, bidang pendidikan, bidang lingkungan hidup, dan pembinaan kepada masyarakat.

“Kami sadar bahwa sumber daya manusia yang ada di Luwu masih terbatas, terutama untuk bidang yang membutuhkan keahlian khusus. Kami berharap ini bisa menjadi perhatian khusus Unhas. Selain itu, Luwu sering sekali terkena bencana banjir bahkan kadang-kadang di musim kemarau. Hal ini terjadi karena hutan lindung sudah dialihfungsikan, ditebang dan dijadikan kebun. Jadi kami berharap kerjasama dapat menawarkan solusi bencana,” tambah Basmin.

Setelah acara penandatangan MoU selesai, kemudian dilanjutkan dengan diskusi singkat terkait rencana awal yang dilakukan salah satunya membahas terkait rencana dibidang pendidikan.

“Kami di Unhas ada program pascasarjana kuliah melalui video conference. Jadi bapak bisa sediakan tempat yang bisa digunakan oleh mahasiswa. Sehingga kuliahnya lewat video conference. Kalau bahasa singkatnya kampus cabang Unhas. Kita juga bisa buat kelas vokasi, seperti vokasi sagu, kakao, vokasi mitigasi bencana, dan sebagainya,” kata Dwia.

Topik berita Terkait:
  1. Pemkab Luwu
  2. Unhas
Berikan Komentar
Komentar Pembaca