somberena parlementa

Ilmuan Ungkap Bentuk Kuku Cerminan Kesehatan

Kamis, 03 Oktober 2019 15:40 WITA Reporter : Makassarmetro
Ilmuan Ungkap Bentuk Kuku Cerminan Kesehatan

MAKASSARMETRO – Konsultan Dermatology di Sinclair Dermatology, Samantha Eisman dan pakar kecantikan profesional Tracey WInder dari Mavala mengungkap bentuk kuku menjado cerminan kesehatan seseorang.

Dilansir dari Mediaindonesia.com, ahli kuku terkemuka Australia ini membahas membahas masalah kuku dan kondisi kesehatan.

Keduanya menjelaskan bagaimana mengidentifikasi dan menangani masalah umum seperti punggung, bintik-bintik putih, dan pemisahan lempeng kuku.

Berikut 8 bentuk kuku yang mencerminkan kondisi kesehatan seseorang.

Kuku runcing

Permukaan kuku atau permukaan yang tidak rata atau berlubang dapat dikaitkan dengan diet, gangguan kulit, dan penyakit.

“Punggungan sering menunjukkan kurangnya mineral sulfur dalam makanan Anda. Sulfur mineral tersedia dalam makanan kaya protein seperti daging, unggas, telur, dan susu,” kata Winder dikutip dari Dailymail.

“Jika Anda seorang vegan, Anda bisa mendapatkan asupan mineral sulfur melalui bawang putih, bawang, kubis, mentimun, kecambah Brussel, lobak, kacang-kacangan, kale, selada, rumput, laut dan raspberry,” sarannya. Dengan erosi kuku, penyebab utama di balik ini ialah psoriasis, eksim, alopesia, atau trauma.

Kuku kering, membelah, dan rapuh

Jika kuku Anda mudah patah, serpihan, atau kurang berkilau, kemungkinan besar penyebabnya, menurut Winder, kekurangan makanan, yang tidak hanya mencegah kuku tumbuh secara normal.

“Gangguan kuku ini juga dapat dikaitkan dengan kelelahan dan penyakit (seperti masalah metabolisme, anemia atau gangguan endokrin). Bahkan minum obat-obatan tertentu dapat menyebabkan trauma kuku.

Kesehatan kuku kita juga memburuk seiring bertambahnya usia, jadi sesuatu yang perlu diingat seiring berlalunya waktu,” lanjut Winder.

Vitamin A, B, C, D, dan E merupakan elemen yang paling penting untuk kuku sehat. Jadi pastikan diet Anda mencakup seluruh spektrum kelompok makanan. Mineral seperti kalsium, yodium, zat besi dan magnesium juga penting.

Bintik putih

Tanda putih pada kuku cenderung diakibatkan cedera atau trauma. Kondisi ini biasanya bukan karena masalah kesehatan. Penyebabnya gelembung udara kecil yang telah terperangkap di antara lapisan jaringan kuku.

Jika kuku kemudian rusak, muncul sebagai bintik-bintik putih atau garis-garis. Memar kuku ini, yang juga dikenal sebagai leukonychia, tidak dianggap memprihatinkan karena biasanya tumbuh sendiri, meskipun ini bisa memakan waktu hingga empat bulan.

Kuku lembut mengelupas

Kuku lunak yang mudah bengkok, terkelupas atau robek dapat disebabkan paparan bahan kimia tertentu atau gaya hidup yang tidak sehat.

Winder mengatakan penyebab paling umum kuku lunak ialah penggunaan deterjen atau pelarut yang berkepanjangan, dan kekurangan nutrisi – khususnya, silicium.

Kuku lunak juga bisa disebabkan kurang tidur, olahraga, dan pola makan yang buruk.

Untuk mencegah masalah ini, pastikan makanan Anda kaya akan silicium, mineral yang disamakan dengan ‘sel semen,’ karena membantu kuku tumbuh lebih cepat dan lebih tangguh.

Kuku sendok

Kuku sendok (koilonychia) adalah kuku lunak yang terlihat keluar. Bentuk kuku ini lebih sering terlihat pada anak kecil karena kukunya lunak dan tipis.

“Pada orang dewasa, jika kuku memiliki bentuk cekung, ini dapat mengindikasikan gangguan medis, khususnya anemia yang kekurangan zat besi,” kata Eisman kepada Body Soul.

Dia menambahkan masalah kuku seperti ini mungkin disebabkan kondisi lain seperti trauma pada ketinggian.

Pemisahan pelat kuku

Eisman menjelaskan pemisahan lempeng kuku (onikolisis) biasanya dimulai di ujung kuku dan berlanjut ke kutikula.

Kuku yang lepas tampak putih-kuning karena udara telah terperangkap di lapisan antara lempeng kuku dan dasar kuku itu sendiri.

Dia mengatakan onikolisis sering disebabkan kondisi kulit seperti psoriasis, eksim atau infeksi kuku jamur. Bisa juga akibat obat-obatan seperti antibiotik tetrasiklin, sinar matahari, masalah tiroid.

Masalahnya juga bisa muncul ketika kuku gel dikupas tanpa menggunakan bahan kimia yang tepat di salon kecantikan.

Sindrom kuku kuning

Yellow Nail Syndrome adalah kelainan langka yang menyerang kuku. Menurut Healthline, orang yang mengalami kondisi ini juga memiliki masalah sistem pernapasan dan limfatik dengan pembengkakan di bagian bawah tubuh mereka.

Eisman mengatakan sindrom ini dapat dilihat sebagai pertumbuhan kuku yang lambat, kelengkungan kuku yang berlebihan, dan tidak adanya pemisahan kutikula dan lempeng kuku.
Dia menambahkan pelat kuku tidak selalu berwarna kuning tetapi dapat berkisar dari kuning pucat hingga oranye.

“Awalnya, beberapa kuku mungkin terpengaruh tetapi pada akhirnya, kedua puluh kuku itu akan terlibat,” katanya.

Penebalan kuku

Penebalan kuku atau Onychogryphosis adalah kondisi kuku yang biasanya menyerang lansia. Biasanya muncul sebagai penebalan dan pengerasan pelat kuku, dengan kuku besar, biasanya dalam bentuk seperti tanduk domba jantan.

“Ini terkait dengan trauma, alas kaki yang tidak pas, penelantaran, gangguan sirkulasi perifer seperti penyakit Vaskular Peropheral, dan kerusakan saraf,” kata Eisman. Ada saat-saat kondisi tersebut bisa menjadi tanda psoriasis. (M-3)

Beberapa dapat diperbaiki dengan perubahan pola makan sederhana. Sementara yang lain menyarankan masalah kesehatan yang mendasarinya yang perlu perhatian segera.

Topik berita Terkait:
  1. Kesehatan
Berikan Komentar
Komentar Pembaca