somberena parlementa

Dukung Pengembangan SDM, Unhas MoU dengan BKKBN dan PT Kima

Selasa, 29 Oktober 2019 14:53 WITA Reporter : Makassarmetro
Dukung Pengembangan SDM, Unhas MoU dengan BKKBN dan PT Kima

MAKASSARMETRO – Universitas Hasanuddin menggelar penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT. Kawasan Industri Makassar (KIMA) dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Selatan.

Pertemuan yang dilanjutkan dengan diskusi terkait tindak lanjut kerja sama berlangsung di Ruang Rapat A, lantai 4 gedung Rektorat Unhas, Selasa (29/10/2019).

Hadir Rektor Unhas, Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA, Direktur dan Ketua Lembaga, serta Dekan lingkup Unhas.

Sedangkan dari PT. KIMA, hadir Presiden Komisaris, Saldy Mansyur, serta jajarannya, dan dari BKKBN hadir Kepala BKKBN Prov. Sulsel, Rini Riati Kajohari serta jajarannya.

Mou Dengan PT. KIMA

Presiden Komisaris PT. KIMA, Saldy Mansyur, menyampaikan terima kasih karena dapat melakukan kerja sama dengan Unhas yang diawali dengan penandatanganan MoU.

Dalam sambutan singkatnya, Saldy Mansyur menjelaskan bahwa di dalam PT. KIMA terdapat lebih 100 perusahaan dengan jumlah tenaga kerja kurang lebih 30.000.

Saldy Mansyur juga menyampaikan tahapan-tahapan target yang dicanangkan dalam kerja sama dengan Unhas. Tahapan pertama adalah kuliah khusus untuk program double degree. Lalu kedepannya akan dijabarkan ke seluruh perusahaan-perusahaan yang ada di KIMA.

Selain itu, pihaknya juga berharap dapat menyelenggarakan pelatihan-pelatihan seperti K3 juga diharapkan bisa dilaksanakan di Unhas.

“KIMA ini sudah mengalokasikan dana pendidikan, dan inilah yang akan kami kelola nantinya dengan Unhas. Hal ini penting untuk meningkatkan kualitas SDM kita. Saat ini, kebutuhan direksi untuk posisi di BUMN mencapai lebih seratus, sementara kita belum ada yang siap. Dengan kerja sama ini, kita berharap dapat turut serta mempersiapkan SDM yang akan siap bersaing untuk posisi-posisi strategis seperti itu,” kata Saldy.

MoU dengan BKKBN
Sementara itu, Kepala BKKBN Prov. Sulsel, Rini Riati Kajohari, juga menyampaikan harapannya dari kerja sama dengan Unhas. Sejak dua tahun yang lalu, BKBBN menerima penyuluh dengan tingkat pendidikan yang bervariasi, mulai dari SMA sampai S3, namun kebanyakan SMA.

Dengan adanya Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Nomor 21 tahun 2017 bahwa pendidikan minimal adalah D3. Dengan demikian, SDM penyuluh yang berstatus tamatan SMA itu berusaha juga meningkatkan status pendidikannya.

Rini Riati juga mengatakan bahwa saat ini ada beberapa pegawai dan penyuluh yang telah mendaftar perguruan tinggi lain. Harapannya, dengan adanya MoU ini maka pegawai BKKBN ini dapat diarahkan ke Unhas untuk melanjutkan pendidikannya.

Unhas telah memiliki akreditasi yang memadai, apalagi tersedia program studi yang dapat sesuai dengan kebutuhan institusinya.

“Mudah-mudahan kerja sama ini menjadikan kita lebih baik lagi, terutama teman-teman penyuluh agar bisa menyampaikan pesan secara profesional kepada masyarakat, agar masyarakat kita bisa mengendalikan penduduk mulai dari bawah,” harap Rini.

Topik berita Terkait:
  1. BKKBN
  2. Unhas
Berikan Komentar
Komentar Pembaca