Polres Gowa Gelar Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Panti Jompo

Kamis, 05 Maret 2020 17:03 WITA Reporter : Makassarmetro
Polres Gowa  Gelar Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Panti Jompo

MAKASSARMETRO – Satuan Reskrim Polres Gowa menggelar rekonstruksi kasus penganiayaan yang mengakibatkan warga Panti Werda bernama Jao Tho Als Sangkala, (63) meninggal dunia.

Rekonstruksi yang digelar pada Kamis (5/2/2020) siang tadi dipimpin Kasat Reskrim Polres Gowa AKP Jufri Natsir. Hadir pula, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Sungguminasa Arifuddin, Pengacara korban dan pelaku serta penyidik Polres Gowa.

“Hari ini kita lakukan analisa dalam rekonstruksi kronologis peristiwa eksekusi dari pelaku, terhadap korban sekaligus untuk melengkapi berkas perkara yang akan kita limpahkan ke Kejaksaan, nantinya,” kata Kasat Reskrim AKP Jufri Natsir.

Kegiatan rekonstruksi tersebut digelar untuk mendapatkan keterangan, petunjuk, atau bukti-bukti mengenai tindak pidana yang terjadi serta kronologis kejadian sebenarnya dengan menghadirkan tersangka IA (63).

Tampak tersangka IA, memperagakan 24 adegan, mulai awal terjadinya penganiayaan hingga korban meninggal dunia.

Dari hasil rekonstruksi terlihat tersangka mengakhiri nyawa korban pada adegan 10 di mana tersangka meninju lalu mencekik leher korban menggunakan kedua tangan.

“Saya berharap pasca dilakukannya reka ulang dalam rekonstruksi ini tidak ada lagi pembantahan oleh siapapun termasuk oleh masing masing penasehat hukum ,” tambahnya.

Peristiwa naas ini terjadi pada Rabu 22 januari 2020 lalu sekitar pukul 21.11 Wita, di Panti Werdha Gau Mabaji Dusun Batu Alang Desa Romangloe Kecamatan Bontomarannu. Seorang kakek meninggal dunia, dan pembunuhnya diduga sesama penghuni panti.

“(Ikbal)

Berikan Komentar
Komentar Pembaca