MAKASSARMETRO, MAKASSAR – Idul Adha 2025 baru saja berlalu. Suasana religius masih terasa, aroma daging kurban pun belum sepenuhnya lenyap dari dapur warga. Namun, di tengah semangat pengorbanan dan solidaritas ini, satu ‘dosa sosial’ tetap aman berkeliaran: korupsi.

Farid Mamma, Direktur Pusat Kajian Advokasi Anti Korupsi (PUKAT) Sulsel, tak bisa menahan senyum getir saat membahas ironi ini.

“Setiap tahun kita sembelih hewan, tapi perilaku koruptif tetap dibiarkan hidup. Seolah-olah korupsi punya kartu bebas kurban,” ujar Farid, Jumat (6/6), sembari menyandingkan perayaan Idul Adha dengan semangat pembersihan diri.
Farid mengingatkan, esensi Idul Adha bukan sekadar menyembelih sapi atau kambing, tapi juga menyembelih ego, kerakusan, dan tentu saja… niat memperkaya diri lewat uang rakyat.
“Kalau bisa disumbangkan hewan kurban untuk acara kantor, kenapa tidak disumbangkan juga integritas?” celetuknya, menyentil kebiasaan sebagian pejabat yang lebih sibuk pencitraan daripada pembenahan.
Ia menyarankan agar momentum pasca-Idul Adha dijadikan ajang refleksi: bukan hanya bertanya siapa dapat daging, tapi juga siapa yang masih tega makan dari uang haram.
“Bayangkan, orang rebutan daging kurban, tapi di tempat lain, ada yang menikmati daging proyek dengan markup 300 persen. Siapa yang sebenarnya lapar?” tanya Farid, setengah serius, setengah menyindir.
PUKAT Sulsel sendiri mendorong agar pemerintah daerah menjadikan bulan Dzulhijjah sebagai bulan evaluasi integritas. “Bukan cuma rapat APBD, tapi juga rapat nurani,” tambahnya.
Menutup perbincangan, Farid memberi sindiran pamungkas: “Kurban itu pengorbanan, korupsi itu pengkhianatan. Jangan sampai habis daging, korupsinya tetap kenyang.
Wali Kota Appi Susuri Lorong di Wilayah Utara, Pastikan Air PDAM Mengalir ke Rumah Warga
Selasa, 07 Juli 2026 17:20
Wali Kota Munafri Terima Kunjungan Mentan RI, Bahas Investasi hingga Ketahanan Pangan
Senin, 06 Juli 2026 21:25
Buka Turnamen Walikota Cup 2026, Munafri Tekankan Pembinaan Atlet Sepak Bola Berkelanjutan
Minggu, 05 Juli 2026 22:37
Munafri-Aliyah Kompak Hadiri Penutupan Rakernas APEKSI XVIII, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah
Sabtu, 04 Juli 2026 16:10
Setelah 20 Tahun, Pasar Tumpah Jalan AMD Manggala Akhirnya Tertib
Kamis, 02 Juli 2026 19:11
Tokoh Pemuda di Gowa Serukan Petisi Desak Bupati Mundur
Kamis, 02 Juli 2026 14:13
Rakernas APEKSI 2026 Dibuka, Wamendagri Apresiasi Inovasi Pertumbuhan PAD Tingkat Kota
Kamis, 02 Juli 2026 12:35
Rakernas APEKSI 2026, Wali Kota Makassar Perkuat Sistem Ketahanan Bencana dan Stok Pangan
Rabu, 01 Juli 2026 21:55