MAKASSARMETRO – Rusli, siswa kelas 7 SMPN 27 Kota Makassar kini tidak perlu lagi datang ke sekolah untuk menjalani pembelajaran dalam jaringan (daring). Pasalnya siswa yang beralamat di Jalan Patompo Dalam ini telah memiliki sebuah gawai yang dapat digunakan untuk belajar dari rumah.

Sejumlah penggiat sosial media di Makassar, sebut saja Ahmad Dimas Parawansa (ADP), Halifa Intania, Wiwid Wahida, Kiki Agustina, Hikma, dan Fahira Akbar membantu memfasilitasi belajar Rusli dengan memberikan sebuah gawai baru.

Mereka mengaku terenyuh dengan perjuangan Rusli yang berusaha mengikuti pembelajaran meski dalam kondisi yang terbatas. Kata ADP akronim Ahmad Dimas Parawansa, sejatinya pendidikan adalah tanggung jawab bersama.
“Karena kami melihat adik Rusli membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhannya dalam proses belajar mengajar di tengah pandemi covid 19 ini. Di mana selama pandemi ini proses belajar dilakukan secara daring makanya setiap peserta didik dianjurkan menggunakan smartphone untuk mengikuti proses belajar tersebut,” ungkap ADP, Kamis (6/8/2020).
Melansir Kompas.com, Rusli menggunakan komputer di laboratorium sekolah untuk mengikuti kelas daring. Ditemani ibundanya, Rusli dengan berseragam lengkap ikut kelas daring di sekolah.
“Dia masuk sekolah karena tidak punya HP (handphone). Tidak mampu (beli HP-red), suami saya hanya kerja sebagai buruh harian,” kata Rusni, orang tua Rusli dikutip dari Kompas.
Selain Rusli, influencer kota Makassar juga memberikan gawai baru kepada Muhammad Nur, yang juga siswa SMPN 27 Makassar. Siswa yatim piatu ini tidak mengikuti sekolah daring karena tidak memiliki ponsel berinternet.

Mereka berdua merupakan siswa yang lulus di SMPN 27 Makassar dengan jalur afirmasi prasejahtera.
Saat ditanya bagaimana dengan siswa kurang beruntung lainnya, ADP mengaku tidak bisa berjanji namun tetap mengupayakan. Hanya saja dia menekankan bahwa pendidikan dan proses mencerdaskan anak Makassar adalah tanggung jawab bersama.
” Saya tidak menjanji tapi insyaa Allah diusahakan. Mungkin ada teman-teman lain juga yang mau membantu, saya siap untuk memfasilitasi,” ujar ADP, yang juga putra Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Amaliah Malik.
Bupati Gowa Husniah Talenrang Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi PBG
Jumat, 25 September 2026 15:41
Transformasi Layanan Digital Pemkot Makassar Berbuah Predikat Kota TP2DD Terbaik
Kamis, 24 September 2026 19:03
Wali Kota Tantang Lulusan Teknik Elektro, Tak Sekadar Cari Kerja, tapi Ciptakan Lapangan Kerja
Rabu, 23 September 2026 12:05
Kemarau Panjang, PDAM Makassar Bergerak Salurkan 4,56 Juta Liter Air Bersih untuk Masyarakat
Selasa, 22 September 2026 21:36
Tak Mau Kebijakan Berbasis Asumsi, Appi Akan Perkuat ASN Makassar dengan Keahlian Statistik
Senin, 21 September 2026 22:03
Munafri Bangun Ekosistem Ekonomi Sirkular melalui Sekolah dan Bank Sampah
Senin, 21 September 2026 22:00
Wali Kota Munafri Dorong Muslimat NU Jadi Penggerak Gerakan Pilah Sampah di Makassar
Minggu, 20 September 2026 20:43
Aliyah Mustika Ilham Ajak Lulusan Poltekpar Makassar Jadi Talenta Unggul Industri Pariwisata
Sabtu, 19 September 2026 23:01