Semangat Belajar Rusli Luluhkan Hati Sejumlah Influencer Makassar

Kamis, 06 Agustus 2020 20:11 WITA Reporter : Makassarmetro
Semangat Belajar Rusli Luluhkan Hati Sejumlah Influencer Makassar

MAKASSARMETRO – Rusli, siswa kelas 7 SMPN 27 Kota Makassar kini tidak perlu lagi datang ke sekolah untuk menjalani pembelajaran dalam jaringan (daring). Pasalnya siswa yang beralamat di Jalan Patompo Dalam ini telah memiliki sebuah gawai yang dapat digunakan untuk belajar dari rumah.

Sejumlah penggiat sosial media di Makassar, sebut saja Ahmad Dimas Parawansa (ADP), Halifa Intania, Wiwid Wahida, Kiki Agustina, Hikma, dan Fahira Akbar membantu memfasilitasi belajar Rusli dengan memberikan sebuah gawai baru.

Mereka mengaku terenyuh dengan perjuangan Rusli yang berusaha mengikuti pembelajaran meski dalam kondisi yang terbatas. Kata ADP akronim Ahmad Dimas Parawansa, sejatinya pendidikan adalah tanggung jawab bersama.

“Karena kami melihat adik Rusli membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhannya dalam proses belajar mengajar di tengah pandemi covid 19 ini. Di mana selama pandemi ini proses belajar dilakukan secara daring makanya setiap peserta didik dianjurkan menggunakan smartphone untuk mengikuti proses belajar tersebut,” ungkap ADP, Kamis (6/8/2020).

Melansir Kompas.com, Rusli menggunakan komputer di laboratorium sekolah untuk mengikuti kelas daring. Ditemani ibundanya, Rusli dengan berseragam lengkap ikut kelas daring di sekolah.

“Dia masuk sekolah karena tidak punya HP (handphone). Tidak mampu (beli HP-red), suami saya hanya kerja sebagai buruh harian,” kata Rusni, orang tua Rusli dikutip dari Kompas.

Selain Rusli, influencer kota Makassar juga memberikan gawai baru kepada Muhammad Nur, yang juga siswa SMPN 27 Makassar. Siswa yatim piatu ini tidak mengikuti sekolah daring karena tidak memiliki ponsel berinternet.

Mereka berdua merupakan siswa yang lulus di SMPN 27 Makassar dengan jalur afirmasi prasejahtera.

Saat ditanya bagaimana dengan siswa kurang beruntung lainnya, ADP mengaku tidak bisa berjanji namun tetap mengupayakan. Hanya saja dia menekankan bahwa pendidikan dan proses mencerdaskan anak Makassar adalah tanggung jawab bersama.

” Saya tidak menjanji tapi insyaa Allah diusahakan. Mungkin ada teman-teman lain juga yang mau membantu, saya siap untuk memfasilitasi,” ujar ADP, yang juga putra Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Amaliah Malik.

Topik berita Terkait:
  1. ADP
Berikan Komentar
Komentar Pembaca