Tidak Semua Orang Bisa Disuntik Vaksin COVID-19, Siapa Saja?

Kamis, 14 Januari 2021 06:30 WITA Reporter : Nurul Rahmatun Ummah
Tidak Semua Orang Bisa Disuntik Vaksin COVID-19, Siapa Saja? Ilustrasi.

MAKASSARMETRO – Pemerintah Indonesia telah memulai tahapan vaksinasi mulai pada Rabu (13/1/2021). Namun demikian, tidak semua orang bisa menerima atau menjalani vaksinasi.

Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan, dr Nadia Tarmizi, membeberkan siapa dan apa saja kriteria mereka yang tidak bisa menerima vaksin. Salah satunya adalah orang itu terganggu kesehatannya.

“Harus sehat, tidak hamil, dan penyakit penyertanya terkendali atau rajin kontrol,” jelas dia, mengutip dari Kompas, Kami (13/01/2021).

Lebih lanjut, merujuk pada Surat Keputusan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor HK.02.02/4/1/2021, ada beberapa kondisi seseorang tidak bisa menerima vaksin.

Pertama, memiliki tekanan darah 140/90 atau lebih. Kedua, berada dalam kondisi berikut, di antaranya pernah terkonfirmasi COVID-19, sedang hamil, menderita penyakit jantung, ginjal, dan lain sebagainya.

Ketiga, apabila menderita HIV dengan angka CD4 kurang dari 200 atau tidak diketahui.

Selain itu, penerima vaksin juga diminta untuk tetap tinggal di tempat pelayanan vaksinasi selama 30 menit usai menerima suntikan.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya kasus Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

Kejadian ini dapat berupa reaksi vaksin, kesalahan prosedur, koinsiden, reaksi kecemasan, atau hubungan kausal yang tidak dapat ditentukan.

Untuk diketahui, vaksin secara umum tidak menimbulkan reaksi pada tubuh. Apabila terjadi, hal itu hanya menimbulkan reaksi ringan.

Vaksinasi memicu kekebalan tubuh dengan menyebabkan imun penerima bereaksi terhadap antigen yang terkandung dalam vaksin.

Reaksi lokal dan sistemik seperti nyeri pada tempat suntikan atau demam dapat terjadi sebagai bagian dari respons imun. Untuk sementara ini vaksin hanya disuntikan bagi orang yang kesehatannya tidak bermasalah.

“Yang tidak memenuhi kriteria karena kondisi kesehatan tidak bisa mendapatkan vaksin saat ini,” ucap Nadia.

Rabu kemarin, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi orang pertama yang menerima vaksin COVID-19 disusul deretan tokoh lainnya. (*)

Topik berita Terkait:
  1. Kementerian Kesehatan
  2. Vaksin Covid-19
Berikan Komentar
Komentar Pembaca