Ketua Komisi D DPRD Makassar, Abdul Wahab Tahir. MAKASSARMETRO – Ketua Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat DPRD Kota Makassar, Abdul Wahab Tahir, meminta Pemkot Makassar menyiapkan anggaran, untuk mentaktisi apabila hasil valisdasi data Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari Kementerian Sosial terlambat.

Hal ini disampaikan usai menggelar rapat koordinasi bersama Dinas Sosial (Dinsos) terkait menurunnya penerima manfaat bantuan sosial, di Gedung DPRD Kota Makassar, Jalan AP Pettarani, Kamis (25/3/2021).

“Rencananya kita akan mengusulkan pada pemerintahan Danny-Fatma untuk menyiapkan anggaran sebesar Rp52 Miliar jika data validasi dari Kementerian Sosial terlambat datangnya,” kata Wahab.
Wahab melanjutkan, langkah lain yang ditempuh oleh Komisi D adalah merekomendasikan tiga anggota Komisi D pergi ke Jakarta guna melakukan konsultasi bersama pihak kementerian.
Legislator Fraksi Golkar ini menyampaikan keprihatinannya terhadap data penerima bantuan sosial dari 39 ribu kuota yang diberikan kementerian, tervalidasi hanya 11 ribu. Menurutnya, penurunan tersebut sangat dalam.
“Makanya kita koordinasikan bersama Dinsos, TKSK, dan Sahabat TKSK, mencari tahu penyebabnya mengapa sampai terjadi hal itu,” ujar Wahab.
Wahab menyebutkan, jika tidak tertangani secara baik masalah ini berpotensi menimbulkan kegaduhan. Dia pun meminta agar Dinsos, TKSK, serta Sahabat TKSK turun langsung ke masyarakat untuk menyosialisasikan masalah ini.
Menurutnya, data itu meski telah vailid di kementerian, tetapi bersifat sementara. Lantaran masih menunggu validasi, dirinya berharap data tersebut bisa diperbaiki dalam waktu dekat.
Sementara itu, Plh Kepala Dinas Sosial, Asvira Kuba, menjelaskan pihaknya saat ini sedang melakukan komunikasi dengan pihak kementerian. Selain itu, juga membuka layanan posko pengaduan.
Asvira menyebutkan, sebenarnya tak ada pengurangan kuota. Hanya, proses validasi dengan NIK PKM dan NIK di Dukcapil tidak sinkron. Ketika masuk masuk di sistem data bermasalah.
“Kita hanya tunggu saja, ini kan masalah validasi yang sementara berjalan di kementerian. Kita berdoa saja semoga bertambah dari 11 ribu bisa terpenuhi untuk BNPT bulan April dan Mei,” ucap Asvira. (*)
Dispar Makassar Perkuat Ekonomi Kreatif Lewat Sosialisasi Merek
Minggu, 30 November 2025 20:44
Odhika Gelar Sosialisasi Perda Pencegahan Bahaya Kebakaran, Ini Pesannya untuk Warga Makassar
Sabtu, 29 November 2025 17:03
Dispar Makassar Jadi Narasumber Sosialisasi Koperasi Merah Putih
Jumat, 28 November 2025 22:16
Dispar Makassar Serahkan 25 Gerobak ke Pedagang Pisang Epe
Jumat, 28 November 2025 21:58
Dispar Makassar Rangkul Seni Moral sebagai Medium City Branding
Kamis, 27 November 2025 21:38
Camat Tamalanrea dan KIMA Turun Tangan: Akses Pembuangan Sampah di KIMA 9 Ditutup Permanen
Rabu, 26 November 2025 23:19
Dispar Makassar Ikut Rapat Penyampaian Hasil Pelaksanaan Program Pendalaman Isu: EventLab 2025
Rabu, 26 November 2025 21:19
Capture Makassar 2025, Dispar Hadirkan Ruang Kreatif dan Promosi Budaya di Karebosi
Selasa, 25 November 2025 23:01