Diskop UKM Makassar menggelar Sosialisasi terkait Perizinan Berusaha Berbasis Resiko Unit Simpan Pinjam Sektor Koperasi di Hotel ASTON, Selasa (13/09/2022)/Ist MAKASSARMETRO, MAKASSAR – Dinas Koperasi (Diskop) dan UKM Kota Makassar terus berupaya mengedukasi pelaku usaha untuk mengetahui resikonya usahanya. Terkhusus untuk mereka yang berkecimpung di sektor koperasi.

Upaya itu dilakukan salah satunya melalui Sosialisasi terkait Perizinan Berusaha Berbasis Resiko Unit Simpan Pinjam Sektor Koperasi. Bertempat di Hotel ASTON, Selasa (13/09/2022).

Kali ini, peserta yang hadir beragam. Enam diantara mereka merupakan pengelola koperasi simpan pinjam. Selebihnya merupakan pengelola program Lorong Wisata (Longwis) di sektor koperasi.
Sementara itu, ada dua narasumber yang dihadirkan. Ialah Kepala Lapenkop Sulsel, Salman Sahmad dan pejabat fungsional DPM-PTSP Makassar, Muhammad Al Ghazali.
Kepala Bidang Pembiayaan dan Simpan Pinjam Diskop UKM Makassar, Ade Ismar Gobel mengatakan bahwa sosialisasi itu terus digencarkan. Agar pengelola lebih paham perihal resiko selama menjalankan usaha koperasi.
“Pemerintah Kota Makassar berupaya terus untuk memetakan tingkat risiko tentu sesuai dengan bidang usaha atau KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia),” ujarnya.
Sosialisasi itu juga merupakan bagian dari mensukseskan program Longwis. Ia mengaku menghadirkan pengelola koperasi di Longwis sehingga lebih tahu alur usaha koperasi.
“Untuk longwis kami undang untuk lebih mengetahui mengenai koperasi karena kami harapkan akan terbentuk koperasi di beberapa lorong wisata,” jelasnya.
Di sosialisasi ini, peserta juga diajak lebih memahami Perizinan Berusaha Terintegrasi secara Elektronik atau Online Single Submission (OSS). Dan bahkan dipraktekkan secara langsung.
Sementara itu, Kepala Lapenkop Sulsel, Salman Sahmad mengingatkan peserta untuk mengutamakan prinsip kehati-hatian selama mengelola koperasi. Utamanya dalam memberikan pinjaman.
“Yaitu mengetahui anggota, kita mengenal betul yang mau pinjam. Apakah di mampu atau tidak. Jangan sampai dia hanya mau menerima tapi tidak mampu membayar,” tukasnya. (*)
Target 12.000 Pelari, Wali Kota Appi Target Makassar Half Marathon 2027 Menuju Level Internasional
Minggu, 01 November 2026 20:06
Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia Makassar, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun
Senin, 26 Oktober 2026 15:19
Dengar Aspirasi Warga Tamalanrea, Wali Kota Appi Tak Mau PSEL Dipaksakan
Selasa, 20 Oktober 2026 21:57
Bangun Makassar Lebih Inklusif, Appi Kenalkan Tujuh Program Prioritas kepada Praja Muda IPDN
Selasa, 20 Oktober 2026 16:36
Digitalisasi PBG Berbuah Capaian, Retribusi Makassar Tembus Rp21,38 Miliar
Senin, 19 Oktober 2026 15:25
Kabut Asap Selimuti Makassar, Appi Pastikan RS dan Puskesmas Siaga Hadapi Ancaman ISPA
Jumat, 16 Oktober 2026 19:27
Husniah Talenrang Dipecat sebagai Bupati Gowa
Kamis, 15 Oktober 2026 11:44
Tampil di Forum Dunia, Appi Gaungkan Pendidikan Disiplin Lalu Lintas Sejak Sekolah
Selasa, 13 Oktober 2026 10:12