MAKASSARMETRO, MAKASSAR – Annar Salahuddin Sampetoding (ASS) kini ditetapkan sebagai tersangka kasus uang palsu di kampus UIN Alauddin Gowa. Namun dirinya tidak bisa ditahan lantaran sakit.

Annar tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara mulai Sabtu (28/12/2024) malam. Dia disebut mengidap penyakit jantung dan prostat.

“Ada riwayat prostatnya juga, jantung dan sampai beberapa hari kedepan kita lihat kondisinya,” ucap Kapolres Gowa, AKBP Reonald Truly Sohumuntal Simanjuntak.
Dia menyebut kondisi Annar lemas setelah menjalani pemeriksaan dokter. Sehingga, pengusaha tambang itu harus dirawat inap di RS Bhayangkara.
“Sadar tapi dalam kondisi lemas observasi karena ada riwayat sakitnya. Dan ini hak tersangka berhak mendapatkan perawatan kesehatan oleh sebab itu kita antarkan,” jelasnya.
Reonald juga mengatakan, Annar tetap berada di bawah pengawasan kepolisian mengingat statusnya sudah ditetapkan tersangka sejak Jumat (27/12/2024) malam.
“Pengamanan 24 jam, anggota 4 orang disiagakan dan dua dari pihak keluarga yang ikut merawat. Kalau personel menggamankan kalo soal yang jaga keluarganya,” ujarnya.
Dia juga memastikan penyelidikan kasus uang palsu akan terus berlanjut. Meski Annar ditetapkan tersangka, Reonald mengaku penahanan dilakukan setelah dinyatakan sehat.
“Tidak mengganggu porses penyidikan. Sama sekali tidak tapi mungkin hanya sedikit mundur saja,” tutupnya. (*)
Target 12.000 Pelari, Wali Kota Appi Target Makassar Half Marathon 2027 Menuju Level Internasional
Minggu, 01 November 2026 20:06
DPRD Makassar Dorong Percepatan Stadion Untia, Pastikan Target 2027
Selasa, 27 Oktober 2026 13:58
DPRD Makassar Bidik Regulasi Bantuan Hukum, Warga Miskin Tak Boleh Kalah karena Biaya
Selasa, 27 Oktober 2026 12:54
Matangkan Agenda HUT Makassar, Sekwan Andi Rahmat Mappatoba Perkuat Koordinasi
Senin, 26 Oktober 2026 17:52
Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia Makassar, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun
Senin, 26 Oktober 2026 15:19
DPRD Makassar Tak Mau Parkir Terus Bermasalah, Jukir hingga Kebocoran Jadi Bidikan
Senin, 26 Oktober 2026 12:52
Dengar Aspirasi Warga Tamalanrea, Wali Kota Appi Tak Mau PSEL Dipaksakan
Selasa, 20 Oktober 2026 21:57
Bangun Makassar Lebih Inklusif, Appi Kenalkan Tujuh Program Prioritas kepada Praja Muda IPDN
Selasa, 20 Oktober 2026 16:36