MAKASSARMETRO, MAKASSAR – Kepala Dinas Kebudayaan (Kadisbud) Kota Makassar, menghadiri secara langsung pembukaan Urban Farming Festival 2025 yang digelar di Anjungan Pantai Losari. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Makassar, komunitas pertanian kota, pelaku UMKM hijau, serta sejumlah instansi pemerintahan dan lembaga pendidikan.

Festival ini dibuka secara resmi oleh perwakilan Pemerintah Kota Makassar dan dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimda, kepala dinas, komunitas lingkungan, pelajar, dan masyarakat umum. Urban Farming Festival menjadi bagian dari upaya Pemkot Makassar dalam mendorong ketahanan pangan berkelanjutan di kawasan perkotaan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penghijauan di tengah padatnya aktivitas kota.

Dalam sambutannya, Kadisbud Makassar menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah berinisiatif melaksanakan kegiatan tersebut. Ia menilai urban farming tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi dan ketahanan pangan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang tinggi.
“Tradisi bertani sejatinya merupakan bagian dari budaya kita. Melalui urban farming, kita melestarikan nilai-nilai kearifan lokal yang menghormati alam dan menjaga keseimbangan hidup,” ujar Kadisbud.
Kadisbud juga mengungkapkan bahwa Dinas Kebudayaan siap mendukung kegiatan serupa di masa mendatang dengan mengintegrasikan nilai-nilai kebudayaan ke dalam kegiatan lingkungan. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat menciptakan masyarakat kota yang tidak hanya produktif tetapi juga berbudaya dan peduli terhadap lingkungan.
Festival yang berlangsung selama tiga hari ini menampilkan pameran hasil pertanian perkotaan, workshop budidaya hidroponik, pelatihan daur ulang limbah organik, hingga lomba desain taman mini. Selain itu, sejumlah stan UMKM lokal turut memamerkan produk ramah lingkungan seperti pupuk organik, bibit tanaman, dan olahan hasil pertanian urban.
Dengan adanya kegiatan ini, Pemerintah Kota Makassar berharap semangat bertani di kota dapat terus tumbuh dan menjadi gaya hidup baru masyarakat perkotaan yang berbudaya dan berkelanjutan. (*)
Camat se-Makassar Teken Komitmen Basmi Sampah, Terapkan Sanitary Landfill di TPA Antang
Sabtu, 11 April 2026 21:59
Munafri Tegaskan Dukungan Program MBG di Makassar, Dampaknya ke Gizi dan Ekonomi Nyata
Sabtu, 11 April 2026 21:33
Jalan Alternatif Leimena-Antang Makassar Dikebut: Juli Rampung, Oktober Clean and Clear
Jumat, 10 April 2026 12:44
Kembalikan Estetika Kota Makassar, Appi Instruksikan Penertiban Reklame Tak Berizin
Rabu, 08 April 2026 14:36
Kolaborasi Korea–Makassar, Pulau Jadi Pilot Project Smart Street Lighting
Selasa, 07 April 2026 17:52
Lurah Absen Saat Rakor Persampahan, Wali Kota Makassar Beri Ultimatum dan Warning Keras
Senin, 06 April 2026 21:29
Appi Serukan Atur Ulang Jam Angkut Sampah, Pemkot Makassar Targetkan Kota Lebih Bersih
Senin, 06 April 2026 21:26