MAKASSARMETRO– Kegiatan gotong royong atau kerja bakti di hari Minggu merupakan hal yang telah menjadi agenda rutin setiap kelurahan di kecamatan Tallo.

Kerja bakti ini ternyata dilakukan bertujuan salah satunya ajang silaturahmi antara warga, pemerintahan setempat dan para tokoh masyarakat, selain itu juga dimanfaatkan untuk bisa satu sama lain lebih saling mengenal.

Dalam kerja bakti setiap Minggunya dalam setiap kelurahan melakukan berbagai bidang, dalam 15 kelurahan yang dinaungi kecamatan Tallo, bidang kerap menjadi pembahasan dalam kerja bakti yakni bidang pembangunan entah kenapa bisa demikian adanya.
” Mungkin berhubungan dengan kemauan manusia yaitu ingin membangun dan entah apa yang dibangun, baik itu sarana umum ataupun sarana sarana lainnya, beberapa kegiatan yang mungkin dilakukan sebagai bagian dari gotong royong,” ucap Andi Zainal Abidin, Minggu (8/10/17).
Salah satunya, membersihkan lingkungan, pembersihan got dan sampah lingkungan bisa menjadi bagian dari kegiatan gotong royong kerja bakti di hari Minggu untuk mempererat kebersamaan warga seperti daerah perumahan di kota besar yang bepotensi memunculkan gaya hidup individualis atau istilah umumnya tidak kenal tetangga.
Selain itu, membangun jalan sebagai fasilitas umum, ternyata banyak ditemukan jalan yang dibangun hasil swadaya iuran dan dikerjakan oleh masyarakat.
Membangun sarana olahraga bersama seperti lapangan sepak bola dan tempat olahraga jenis lainya, membangun pos pengamanan pada lingkungan pemukiman, menanam pohon untuk penghijauan lingkungan.
Dan melakukan rapat warga dihari Minggu juga bisa dikategorikan sebagai bagian dari gotong royong, dan masih banyak lagi kegiatan kerja bakti lainya yang memang sudah menjadi petunjuk dari pimpinan kecamatan Tallo, Andi Zainal Abidin, SE.
Dia menjelaskan apapaun tipe gotong royong atau kerja bakti yang dilakukan para masyarakat se Kecamatan Tallo, dibawah koordinasi para pimpinan kelurahan, semoga bisa membawa kebaikan bagi seluruh warga.
“Hari Minggu adalah hari libur massal, disinilah moment silaturahmi, melalui kerja bakti. Hendaknya kegiatan ini dilakukan tanpa rasa terpaksa karena rasa ikhlas akan membuat suatu kenyamanan dalam bekerja, dan yang tak kalah penting adalah bukanlah bagaimana wujud kerja bakti itu namun lebih utama pada nilai-nilai yang terkandung didalamnya,” ungkap Andi Zainal Abidin, SE. (lee).
Pemkot Makassar Perdana Terlibat, Munafru: MIWF 2026 Jadi Panggung Kolaborasi Kreatif Global
Selasa, 12 Mei 2026 16:53
Disetujui Kemendagri, Seleksi Direksi PDAM Makassar Berlanjut
Selasa, 12 Mei 2026 16:39
Korban Geng Motor di Ablam Dirawat GRATIS di RS Daya, Pemkot Makassar Tanggung Biaya
Senin, 11 Mei 2026 23:08
Wali Kota Makassar Terima Penghargaan Paritrana Award, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan
Sabtu, 09 Mei 2026 00:04
“Dari Literasi ke Aksi”, Pemkot Makassar Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Akses Keuangan Nyata
Kamis, 07 Mei 2026 20:44
SPMB Makassar 2026 Resmi Dibuka, Disdik Siapkan Sistem Transparan dan Anti Manipulasi
Kamis, 07 Mei 2026 20:40
Bukti Kerja Kolaboratif, Makassar Masuk Elite Kota Toleran Indonesia
Rabu, 06 Mei 2026 21:16
Pemkot Makassar Susun Roadmap Terintegrasi Penanganan ODGJ Berbasis Kolaborasi
Rabu, 06 Mei 2026 21:02