Perangi Nyamuk DBD, Camat Ujung Tanah Pantau Pelaksanaan Fogging

Jumat, 27 Oktober 2017 10:25 WITA Reporter :
Perangi Nyamuk DBD, Camat Ujung Tanah Pantau Pelaksanaan Fogging

MAKASSARMETRO– Camat Ujung Tanah, Drs. Andi Unru, M.Si. memantau pelaksanaan Fogging di wilayah Puskesmas Kelurahan Pattingalloang Baru. Jumat, 27 Oktober 2017.

Tujuan dilakukannya Fogging untuk mengantisipasi terjadinya penyebaran virus demam berdarah yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti sebelum musim hujan tiba.

Sebelum adanya korban demam berdarah, Pemerintah Kecamatan Ujung Tanah bekerjasama dengan Puskesmas se-Kelurahan termasuk Kelurahan Pattingalloang Baru terlebih dahulu melakukan pemantauan kebiasaan warga menghindari penyebab demam berdarah.

“kami selalu memantau kebiasaan warga dalam memerangi penyakit demam berdarah salah satunya menjaga kebersihan lingkungan sekitar”, ungkap Camat Ujung Tanah.

Pelaksanaan Fogging disetiap Kelurahan yang ada, akan melibatkan warga sekitar. Seperti yang dilakukan hari ini di sekitar Puskesmas Kelurahan Pattingalloang Baru, warga sekitar Kelurahan aktif membantu dalam pelaksanaannya.

“melibatkan warga melakukan fogging adalah salahsatu bentuk budaya bergotong-royong karena manfaatnya akan kita rasakan bersama. Sebagaimana visi misi walikota makassar, menjadi kota dunia salah satunya harus sehat. Tidak bisa kota kita menjadi nyaman kalau warganya tidak sehat” ucap Andi Unru.

Semua kelurahan yang ada akan dilakukan Fogging agar persebaran nyamuk demam berdarah bisa dibasmi dengan cepat. Tapi tahapan awalnya dilihat dulu mana yang berpotensi cepat persebarannya.

Camat Ujung Tanah melanjutkan, “Kita lihat mana yang banyak gotnya, atau sarang nyamuknya. Kita perkirakan mana yang banyak potensi terjadinya kasus demam berdarah yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti. Sesuai dengan kondisi lingkungan apakah berpotensi atau tidak”.

Andi Unru berharap agar pelaksanaan Fogging rutin dilaksanakan dan kedepannya berjalan dengan lancar. “harapannya mudah-mudahan rutin dilaksanakan Fogging dan berjalan dengan lancar. Jangan nanti ada laporan bahwa ada korban demam berdarah baru kita bertindak. Mencegah lebih baik dari pada mengobati” harapnya.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca