Bahas Persiapan Tol Pettarani, Pemkot Makassar- PT. NI Gelar Pertemuan Tertutup

Senin, 15 Januari 2018 15:41 WITA Reporter :
Bahas Persiapan Tol Pettarani, Pemkot Makassar- PT. NI Gelar Pertemuan Tertutup

MAKASSARMETRO– Kemacetan menjadi persoalan yang kerap dihadapi oleh kota besar, tidak terkecuali Kota Makassar. Salah satu solusi untuk mengurai masalah tersebut yakni dengan pembangunan jalan layang di AP. Pettarani.

Proyek yang telah groundbreaking pada 2017 lalu tersebut tengah memasuki masa persiapan pelaksanaan. Oleh karenanya pihak Pemerintah Kota Makassar mengadakan pertemuan tertutup dengan PT. Nusantara Infrastructure selaku kontraktor proyek ini.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, A. Khadijah Iriani mengatakan sebelum memulai pembangunan beberapa hal perlu menjadi perhatian, seperti izin AMDAL serta prasarana dan utilitas.

“Kan sudah groundbreaking beberapa waktu lalu, sekarang persiapan sebelum pemancangan tiang. Izin AMDAL lingkungan, saluran pipa PDAM, listrik dan segala macam juga harus diperhatikan sebelum pembangunan,” ungkap A. Khadijah Iriani.

Pembangunan jalan layang ini, kata A. Khadijah Iriani untuk kebutuhan masyarakat. Namun, dalam pembangunannya nanti harus tidak mengganggu utilitas dalam kota untuk kebutuhan dasar masyarakat seperti air dan listrik.

“Begitu juga dengan pohon-pohon yang sepertinya harus ditebang. Makanya kita gelar ini pertemuan, supaya ada opsi alternatif untuk hal itu. Apalagi ruang terbuka hijau kita masih 9 persen, tentunya kami ingin semuanya jalan,” ujar A. Khadijah Iriani.

Sementara itu, Kabid Pengelolaan Sumber Daya Air dan Drainase, Fuad Azis mengaku pihak Dinas PU Makassar telah menyiapkan sejumlah langkah untuk meminimalisir gangguan dari dampak selama pembangunan, seperti potensi genangan di Pettarani.

“Genangan yang kerap timbul di Pettarani, seperti sekitar Goro akan berupaya kita alihkan ke saluran sekunder di perumahan gubernur dan kanal primer yang ada di Adhyaksa,”

Meski demikian, pihaknya berharap koordinasi dengan seluruh stakeholder terkait seperti Balai Jalan Raya Nasional untuk mengantisipasi kemungkinan tersebut. “Kita akan sinergikan persoalan ini dengan stakeholder terkait,” katanya

Berikan Komentar
Komentar Pembaca