Polda Sulsel Tetapkan Tersangka Baru Oknum BRI

Rabu, 06 Februari 2019 19:54 WITA Reporter :
Polda Sulsel Tetapkan Tersangka Baru Oknum BRI

MAKASSARMETRO– Ditreskrimsus Polda Sulawesi Selatan (Sulsel), menetapkan tersangka baru dalam kasus kejahatan perbankan di Makassar. Penyidik sebelumnya terlebih dulu menetapkan Rika Dwi Merdekawati, 28, sebagai tersangka.

Oleh penyidik, oknum Teller BRI, Unit Toddopuli, Cabang Panakkukang, Makassar, itu diduga melakukan pencucian uang senilai Rp 2,3 miliar.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani mengungkapkan, setelah melakukan penyelidikan mendalam pihaknya kemudian menetapkan Rendy Tirta Putra (31) sebagai tersangka lanjutan dalam perkara ini.

“Jadi tersangka suaminya ini, modusnya meminta kepada istrinya dalam kapasitasnya sebagai teller untuk pinjaman uang bank, Si Rika ini kemudian membuat sistem di dalam sistem Sistem perbankan yang ada dikomputer di buatkan lagi sistem baru agar tidak terbaca, tidak teridentifikasi oleh bank,” kata Dicky dalam ekspos tersangka di Mako Polda Sulsel, Rabu (6/2).

Sistem di terapkan melalui pembukaan buku tabungan tanpa sama sekali diketahui oleh pihak bank, Aksi kejahatan itu mulai diterapkan Rika dan suaminya sejak awal April hingga Desember 2018 lalu Proses terus berjalan hingga dana bank yang digelapkan mencapai Rp 2,3 miliar.

Untuk memuluskan aksinya, sang suami juga membuat rekening tabungan di bank lain. Berdasarkan permintaan sang suami, uang ditransfer Rika ke rekening lain milik Rendy.

“Jadi permintaan paksa dari tersangka suaminya ini, membuat Rika nekat untuk melakukan kejahatan. Dengan cara mentransfer bertahap ditiga rekening lain milik tersangka suaminya,” terang Dicky.

Uang miliaran rupiah itu kata Dicky, digunakan tersangka Rendy untuk keperluan pribadi. Seperti pembayaran angsuran barang elektronik hingga kendaraan roda empat, Parahnya lanjut Dicky, tersangka Rendy juga menggunakan uang hasil kejahatan itu untuk bermain judi online.

“Rendy ini hobi judi juga. Judi bola online. Barang bukti semua kita sudah sita. Termasuk akun judi online milik tersangka Rendy ATM berbeda-beda, buku tabungan dan semua atas nama tersangka Rendy,” ungkap Dicky.

Tersangak lanjut Dicky disangakakan melanggara Pasal 3 dan pasal 5 juncto pasal 2 Undang-undang nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), Tersangka terancam hukum penjara 20 tahun dan denda Rp 10 miliar.

Sementara untuk tersangka Rika, sebelumnya disangkakan melanggar pasal 49 ayat 1 Undang-undang Nomor 10 tahun 1998 tentang perubahan Undang-undang Nomor 7 tahun 1992 tentang perbankan, Rika diancam kurungan minimal 5 tahun penjara dan denda minimal Rp 10 juta. (Ikbal)

Topik berita Terkait:
  1. Kriminal
Berikan Komentar
Komentar Pembaca