
MAKASSARMETRO– Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat berinisial AH dilaporkan ke pihak berwenang karena mencabuli anak kandungnya sendiri.

Pihak Kepolisian Resort (Polres) Pasaman Barat yang mencarinya sejak sepekan terakhir belum berhasil melacak keberadaan sang Caleg.
“Sejak kasusnya dilaporkan, sudah kita lakukan pencarian untuk kepentingan penyidikan. Hanya saja, belum kita temukan,” kata Kapolres Pasaman Barat, AKBP Iman Pribadi Santoso sepetti dikutip dari detikNews, Kamis (14/3/2019).
Menurut Iman, pihaknya menerima laporan sejak 7 Maret lalu. Petugas kepolisian langsung melakukan pencarian, namun terlapor tidak ditemukan, hingga statusnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
AH diperkirakan kabur ke Jakarta sejak sepekan lalu dan hingga kini belum diketahui rimbanya. Pihak partai juga sudah berusaha mencari tahu keberadaan Calegnya itu, agar bisa memberikan penjelasan dan pertanggungjawaban, namun juga belum berhasil.
Caleg AH dilaporkan melakukan pencabulan terhadap anak kandungnya sendiri. Pencabulan berlangsung selama 14 tahun, sejak sang anak berinisial “CA” berusia 3 tahun. Kini, sang anak sudah berusia 17 tahun.
“Jadi, anak ini sudah dicabuli sejak usia 3 tahun. sampai sekarang usia 17 tahun,” papar AKBP Iman.
AKBP Iman juga belum bisa memastikan apakah korban mendapatkan ancaman atau tidak oleh terlapor sehingga kasus ini baru dilaporkan. Pihaknya masih terus mendalami dan akan mengumpulkan bukti-bukti.
Di lain pihak, DPP PKS meminta AH ditindak tegas jika terbukti bersalah. DPP PKS akan mencoret AH. Hal itu disampaikan langsung oleh Zainuddin selaku Anggota Advokasi Hukum DPP PKS.
“PKS melalui DPD/DPW Sumbar akan sampaikan surat resmi ke KPU. Minta caleg tersebut dicoret dari DCT,” kata Zainudin.
Pemkot Makassar Peduli Sesama Atasi Kekeringan, 1.096 Rit Air Bersih Disalurkan ke Pemukiman Warga
Sabtu, 26 September 2026 08:26
Bupati Gowa Husniah Talenrang Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi PBG
Jumat, 25 September 2026 15:41
Transformasi Layanan Digital Pemkot Makassar Berbuah Predikat Kota TP2DD Terbaik
Kamis, 24 September 2026 19:03
Wali Kota Tantang Lulusan Teknik Elektro, Tak Sekadar Cari Kerja, tapi Ciptakan Lapangan Kerja
Rabu, 23 September 2026 12:05
Kemarau Panjang, PDAM Makassar Bergerak Salurkan 4,56 Juta Liter Air Bersih untuk Masyarakat
Selasa, 22 September 2026 21:36
Tak Mau Kebijakan Berbasis Asumsi, Appi Akan Perkuat ASN Makassar dengan Keahlian Statistik
Senin, 21 September 2026 22:03
Munafri Bangun Ekosistem Ekonomi Sirkular melalui Sekolah dan Bank Sampah
Senin, 21 September 2026 22:00
Wali Kota Munafri Dorong Muslimat NU Jadi Penggerak Gerakan Pilah Sampah di Makassar
Minggu, 20 September 2026 20:43