pelayanan publik

9 Pelajar Indonesia Kembali Ukir Prestasi Dunia Pada Bidang Matematika

Senin, 08 April 2019 13:37 WITA Reporter : Anki
9 Pelajar Indonesia Kembali Ukir Prestasi Dunia Pada Bidang Matematika

MAKASSARMETRO– Prestasi yang membanggakan kembali ditorehkan oleh para pelajar Indonesia pada kompetisi Matematika Internasional yang digelar di Kota Hanoi, Vietnam.

Sembilan pelajar perwakilan Indonesia berhasil menyabet 8 medali dari kompetisi matematika internasional tersebut, bahkan mereka juga dengan membanggakan mendapatkan penghargaan “Innovative Performance Award”.

Kompetisi bernama Hanoi Open Mathematics Competition (HOMC) 2019 itu merupakan kompetisi matematika internasional tahunan yang terbagi menjadi 2 level, yaitu senior untuk kelas 10 SMA dan junior untuk kelas 8 SMP. 

Pelajar Indonesia yang terdiri dari 3 murid SMA dan 6 murid SMP tersebut sukses memenangkan 1 emas, 5 perak dan 2 perunggu.

Selain itu, pelajar Indonesia juga meraih juara ketiga untuk kategori tim SMP dan Champion untuk kategori SMA karena sukses mengumpulkan akumulasi nilai tertinggi. 

Kesembilan pelajar tersebut adalah Adelia Putri, Gabriela Erin dan Farrel D.S. dari tingkat SMA serta Luthfi Bima P, Haidar Prayata, Aditya Ilham, Axel Giovanni, Mochamad Nadhif dan Dicky Prasetya dari tingkat SMP.

Seluruh siswa berprestasi tersebut tergabung dalam Kelompok Pendidikan MIPA Seikhlasnya binaan Bapak Ridwan Hasan Saputra.

Duta Besar Republik Indonesia di Hanoi, Vietnam, Ibnu Hadib yang datang pada acara penutupan kompetisi sekaligus penganugerahan medali memberikan ucapan selamat.

Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada para pelajar karena telah turut mengharumkan nama bangsa lewat ukiran prestasi. 

“Semoga keikutsertaan pelajar Indonesia dalam kompetisi internasional seperti ini tidak hanya dapat mengasah kemampuan tetapi juga bermanfaat bagi pengembangan jejaring pertemanan internasional,” kata Ibnu dalam siaran pers di stasiun Tv swasta, Senin (7/4/2019).

Tahun 2019 ini HOMC digelar di Hanoi-Amsterdam High School dari tanggal 3-5 April 2019. Ada 14 negara yang ikut serta antara lain Indonesia, Cina, Iran, Hungaria, Spanyol, Nepal, Taiwan, Polandia, Uni Emirat Arab, Thailand, Malaysia, Myanmar, Filipina, dan Vietnam dengan jumlah peserta sekitar 650 siswa.

Topik berita Terkait:
  1. Pendidikan
Berikan Komentar
Komentar Pembaca