somberena parlementa

Mahasiswa Perhotelan Poltekpar Rancang Strategi Revitalisasi Hotel di Sinjai dan Enrekang

Selasa, 28 Mei 2019 10:57 WITA Reporter : Widya
Mahasiswa Perhotelan Poltekpar Rancang Strategi Revitalisasi Hotel di Sinjai dan Enrekang

MAKASSARMETRO– Mahasiswa Program Studi Administrasi Perhotelan Politeknik Pariwisata Makassar melaksanakan seminar aplikasi menajemen pengelolaan usaha pariwisata.

Aplikasi Manajemen (APM) adalah kegiatan perkuliahan yang dilakukan untuk merangsang dan mengukur kemampuan mahasiswa Prodi Administrasi Perhotelan (ADH) Poltekpar Makassar.

Dengan begitu, mahasiswa dapat menerapkan prinsip-prinsip dasar pengelolaan usaha akomodasi berdasarkan pengalaman belajar di institusi dan praktik di industri.

APM 2019 berbeda dengan pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini para mahasiswa ADH semester VIII akan langsung berada di “hotel sasaran” melakukan observasi dan pengumpulan data.

Hotel yang dipilih berdasarkan rekomendasi Dinas Pariwisata setempat, yakni hotel Sinjai di Kabupaten Sinjai dan villa Bambapuang Kabupaten Enrekang.

Mahasiswa akan berada, mengamati, berbincang, dan menginap di hotel tersebut untuk mendapatkan gambaran yang sebenarnya, tentang pengelolaan masing-masing hotel.

Berdasarkan data yang diperoleh dan dengan bimbingan masing-masing mentor (satu orang dari Poltekpar Makassar dan seorang lagi dari Dispar setempat), akan dibuat strategi revitalisasi masing-masing hotel.

Puncak dari kegiatan ini dilakukan seminar pada Selasa 28 Mei 2018 di Balairung IW. Bendhi Kampus Poltekpar Makassar untuk menguji strategi tersebut di atas.

Dalam laporannya, Islahuddin selaku Ketua Program Studi Administrasi Perhotelan dalam laporannya menyampaikan, hasil dari seminar akan dijadikan rekomendasi sebagai acuan Dinas Pariwisata Kabupaten Enrekang dan Sinjai dalam memberikan pembinaan usaha akomodasi.

Sementara itu dalam sambutannya, Drs. Muhammad Arifin, M.Pd, merasa bangga dengan kegiatan ini karena hal ini merupakan yang pertama dilakukan oleh mahasiswa Poltekpar Makassar dan belum dilakukan oleh perguruan tinggi pariwisata lainnya.

Lebih lanjut dia menyampaikan agar kegiatan ini dikaji lebih mendalam agar dapat dilaksanakan lebih baik lagi di masa yang akan datang.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca