somberena parlementa

Alokasi Tunjangan Pengangguran Rp 10 Triliun Pada 2020

Selasa, 16 Juli 2019 19:45 WITA Reporter : Makassarmetro
Alokasi Tunjangan Pengangguran Rp 10 Triliun Pada 2020

JAKARTA– Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih 2019-2024.

Salah satu janji kampanye Pilpres 2019 pasangan nomor urut 01 ini adalah menerbitkan kartu prakerja bagi pengangguran.

Diberitakan Sindonews.com, pemerintah berencana menganggarkan tunjangan pengangguran sebesar Rp10 triliun.
Anggaran tersebut akan direalisasikan pada 2020.

“Pada 2020 ada beberapa belanja yang merupakan janji dari Presiden waktu itu,” kata Menteri Keuangan, Sri Mulyani di Kantor Presiden Senin kemarin.

Sri Mulayani menjelaskan, pihaknya akan mendesain Rp 10,3 triliun untuk Kartu Prakerja yaitu, 1 juta penerima melalui pelatihan digital dan 1 juta penerima pelatihan reguler.

“Saat ini, desain program masih dibahas antar menteri terkait di bawah koordinator Menko Perekonomian,” kata Sri Mulyani menjelaskan.

Dalam waktu empat tahun mendatang, kata Menkeu, setidaknya 780.000 mahasiswa yang akan menerima KIP kuliah.

“Ini adalah menambah anggaran yang tadinya sekitar Rp4,8 triliun dengan tambahan Rp7,6 triliun. Nanti kita akan masih hitung lagi dari sisi tambahan. Untuk 2020 startnya Rp4,8 triliun. Nanti pasti tahun-tahun ke depan jumlahnya akan naik karena jumlah enrollmentnya juga akan meningkat,” jelasnya.

Untuk diketahui, Kartu Prakerja ini, salah satu dari tiga kartu yang dijanjikan akan diterbitkan. Dua kartu lainnya yakni, Kartu Sembako Murah dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kuliah.

Ketiga tunjangan tersebut di alokasikan dalam rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara (RAPBN) 2020.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca