
MAKASSARMETRO – Tiga mahasiswa yang tergabung dalam Fakultas Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melakukan penelitian terhadap limbah kulit kakao.

Mereka yang meneliti Zulkaisi Dwi Pangarso, Lina Cahyaningsih, Kahfi Imam Faqih Kurnia dan dibimbing Dr. Dyah Purwaningsih.
Penelitian berjudul “Sintesis Material HPNc/MnO2 sebagai Elektroda Superkapasitor dari Limbah Kulit Kakao”.
Dilansir dari laman resmi UNY, Zulkaisi menjelaskan, superkapasitor merupakan bentuk penyimpan energi yang memiliki keunggulan dibandingkan kapasitor konvensional dan baterai.
Sementara karbon merupakan salah satu komponen penting dalam pembuatan elektroda untuk superkapasitor.
Pada penelitian ini dilakukan sintesis dan karakterisasi
hierarchical porous carbon (HPNc) dari limbah kulit kakao dan mengompositkannya dengan Mangan Dioksida (MnO2).
MnO2 dengan tujuan untuk lebih meningkatkan efektivitas elektroda superkapasitor.
“Bahan ini adalah elektroda yang tepat untuk desain superkapasitor karena mudah didapat, biaya rendah, toksisitas rendah dan mempunyai rentang tegangan yang lebar dan juga merupakan salah satu bahan yang ramah lingkungan, dan melimpah di alam,” lanjut Zulkaisi.
Zulkaisi menerangkan, saat ini pemanfaatan karbon sebagai elektroda telah dikembangkan, antara lain memanfaatkan material karbon aktif, grafit, karbon aerogel, carbon nanotubes (CNT).
Hierarchical porous carbon (HPC) HPC merupakan material karbon yang memiliki ukuran pori beragam yang digolongkan menjadi mikropori (diameter pori < 2 nm), mesopori (diameter pori = 2-10 nm) dan makropori (diameter pori > 10 nm) yang tersusun secara hirarki.
Ukuran pori yang beragam memberikan karakteristik yang beragam terhadap sifat karbon. Pengecilan ukuran HPC menjadi nanometer dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan HPC dalam mengumpulkan ion dan juga menyimpan muatan dan menjadikannya material HPNc.
Karakteristik HPNc, kata Zulkaisi mampu mengumpulkan ion dan menyimpan muatan, menjadikan HPNc sebuah material perangkat penyimpan energi (energy storage) yang menjanjikan berupa superkapasitor.
Untuk lebih meningkatkan efektivitas elektroda superkapasitor, HPNc dikompositkan dengan Mangan MnO2.
“Bahan ini adalah elektroda yang tepat untuk desain superkapasitor karena mudah didapat, biaya rendah, toksisitas rendah dan mempunyai rentang tegangan yang lebar dan juga merupakan salah satu bahan yang ramah lingkungan, dan melimpah terdapat di alam,” kata Zulkaisi.
Indonesia sebagai negara penghasil kakao terbesar ketiga didunia. Tapi sejauh ini pemanfaatan kulit buah kakao terbatas hanya untuk pakan ternak dan pupuk.
Kemarau Panjang, PDAM Makassar Bergerak Salurkan 4,56 Juta Liter Air Bersih untuk Masyarakat
Selasa, 22 September 2026 21:36
Tak Mau Kebijakan Berbasis Asumsi, Appi Akan Perkuat ASN Makassar dengan Keahlian Statistik
Senin, 21 September 2026 22:03
Munafri Bangun Ekosistem Ekonomi Sirkular melalui Sekolah dan Bank Sampah
Senin, 21 September 2026 22:00
Wali Kota Munafri Dorong Muslimat NU Jadi Penggerak Gerakan Pilah Sampah di Makassar
Minggu, 20 September 2026 20:43
Aliyah Mustika Ilham Ajak Lulusan Poltekpar Makassar Jadi Talenta Unggul Industri Pariwisata
Sabtu, 19 September 2026 23:01
Titip Pesan ke Wisudawan STIM-LPI, Appi: Jaga Integritas dan Nama Baik Almamater
Sabtu, 19 September 2026 20:14
Aliyah Mustika Ilham: Pencegahan HIV-AIDS Butuh Kolaborasi dan Kepedulian Bersama
Kamis, 17 September 2026 21:25
TPA Tamangapa Berbenah, Gunungan Sampah Mulai Tertata hingga Sapi Disiapkan Ranch
Kamis, 17 September 2026 20:55