somberena parlementa

Mahasiswa UNY Temukan Manfaat Limbah Kulit Kakao

Selasa, 23 Juli 2019 12:27 WITA Reporter : Makassarmetro
Mahasiswa UNY Temukan Manfaat Limbah Kulit Kakao

MAKASSARMETRO – Tiga mahasiswa yang tergabung dalam Fakultas Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melakukan penelitian terhadap limbah kulit kakao.

Mereka yang meneliti Zulkaisi Dwi Pangarso, Lina Cahyaningsih, Kahfi Imam Faqih Kurnia dan dibimbing Dr. Dyah Purwaningsih.

Penelitian berjudul “Sintesis Material HPNc/MnO2 sebagai Elektroda Superkapasitor dari Limbah Kulit Kakao”.

Dilansir dari laman resmi UNY, Zulkaisi menjelaskan, superkapasitor merupakan bentuk penyimpan energi yang memiliki keunggulan dibandingkan kapasitor konvensional dan baterai.

Sementara karbon merupakan salah satu komponen penting dalam pembuatan elektroda untuk superkapasitor.

Pada penelitian ini dilakukan sintesis dan karakterisasi
hierarchical porous carbon (HPNc) dari limbah kulit kakao dan mengompositkannya dengan Mangan Dioksida (MnO2).

MnO2 dengan tujuan untuk lebih meningkatkan efektivitas elektroda superkapasitor.

“Bahan ini adalah elektroda yang tepat untuk desain superkapasitor karena mudah didapat, biaya rendah, toksisitas rendah dan mempunyai rentang tegangan yang lebar dan juga merupakan salah satu bahan yang ramah lingkungan, dan melimpah di alam,” lanjut Zulkaisi.

Zulkaisi menerangkan, saat ini pemanfaatan karbon sebagai elektroda telah dikembangkan, antara lain me­manfaatkan material karbon aktif, grafit, kar­bon aerogel, carbon nanotubes (CNT).

Hierarchical porous carbon (HPC) HPC merupakan material karbon yang memiliki ukuran pori beragam yang digolongkan menjadi mikropori (diameter pori < 2 nm), mesopori (diameter pori = 2-10 nm) dan makropori (diameter pori > 10 nm) yang tersusun secara hirarki.

Ukuran pori yang beragam memberikan karakteristik yang beragam terhadap sifat karbon. Pengecilan ukuran HPC menjadi nanometer dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan HPC dalam mengumpulkan ion dan juga menyimpan muatan dan menjadikannya material HPNc.

Karakteristik HPNc, kata Zulkaisi mampu mengumpulkan ion dan menyimpan muatan, menjadikan HPNc sebuah material perangkat penyimpan energi (energy storage) yang menjanjikan berupa superkapasitor.

Untuk lebih meningkatkan efektivitas elektroda superkapasitor, HPNc dikompositkan dengan Mangan MnO2.

“Bahan ini adalah elektroda yang tepat untuk desain superkapasitor karena mudah didapat, biaya rendah, toksisitas rendah dan mempunyai rentang tegangan yang lebar dan juga merupakan salah satu bahan yang ramah lingkungan, dan melimpah terdapat di alam,” kata Zulkaisi.

Indonesia sebagai negara penghasil kakao terbesar ketiga didunia. Tapi sejauh ini pemanfaatan kulit buah kakao terbatas hanya untuk pakan ternak dan pupuk.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca