somberena parlementa

Sekkot Ansar Paparkan Kondisi Pertanahan di Makassar

Rabu, 07 Agustus 2019 19:33 WITA Reporter : Helmy
Sekkot Ansar Paparkan Kondisi Pertanahan di Makassar

MAKASSARMETRO – Dinas Pertanahan Kota Makassar menggelar sosialisasi Penataan dan Pemanfaatan Tanah Negara 2019 di hotel Continent, Jln. Adiyaksa, Rabu (7/8/2019).

Sosialisasi ini merupakan bentuk merespon maraknya klaim tanah oleh oknum walau tanpa dasar hukum yang jelas.

Sosialisasi diperuntukkan bagi lurah se-Kota Makassar. Hal ini bertujuan memberikan pemahaman juga informasi mengenai kondisi pertanahan di Makassar. Pula bagaimana menata tanah yang menjadi aset pemerintah kota agar dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya.

Sekretaris Dinas Pertanahan Kota, Makassar Andi Badi Sommeng menuturkan, kegiatan ini bisa menjadi wadah berkumpulnya para lurah dan juga sebagai langkah awal dalam penyelamatan aset daerah.

“Kegiatan ini tujuan utamanya sebagai media informasi kepada lurah di Makassar mengenai tata cara dan penataan aset daerah dan juga akan dibahas mengenai langkah penyelamatan tanah yang masuk dalam aset daerah Pemerintah Kota Makassar,” kata Andi Badi.

Saat ini, lanjut Andi Badi, Dinas Pertanahan Kota Makassar secara bertahap akan melakukan penyertifikatan lahan yang masuk dalam aset daerah Pemkot Makassar agar tidak ada lagi klaim dari pihak lainnya.

Proses dilakukan secara bertahap. Diawali dengan pembuatan papan bicara, pematokan, pemagaran, dan selanjutnya sertifikat. Selain itu akan ditempatkan pula petugas penjaga untuk menjaga aset daerah.

Sekretaris Daerah Kota Makassar, M Ansar yang hadir membuka sosialisasi ini memaparkan kondisi pertanahan di Makassar memang perlu diperhatikan lebih baik lagi. Terlepas dari nilai jual yang cukup tinggi, juga masih maraknya oknum nakal.

“Perlu pemahaman seperti ini untuk para lurah yang secara langsung berhadapan dengan masyarakat di lapangan. Saya pun berharap dengan sosialisasi ini bisa meminimalisir adanya penyerobotan lahan yang tidak semestinya dan perlu dibuatkan aturan tegas untuk itu. Aset daerah Pemkot Makassar harus dijaga dan diperuntukkan sesuai keperluannya,” pungkas Ansar.

Topik berita Terkait:
  1. Dinas Pertanahan Makassar
Berikan Komentar
Komentar Pembaca