
MAKASSARMETRO – DPRD Kota Makassar menggelar rapat paripurna mendengarkan pendapat akhir fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang perubahan Anggaran Pendapatan Belanjan Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2019 dan empat ranperda lainnya di Ruang Rapat Paripurna, Selasa (3/9/2019).

Juru Bicara Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Haslinda Wahab menjelaskan, perencanaan target pendapatan khususnya pada sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebaiknya memperhitungkan dinamika yang terjadi di masyarakat, tidak hanya pada angka pertumbuhan ekonomi dan nilai inflasi semata. Hal ini agar tidak terjadi bias yang besar antara target yang direncanakan dan realisasinya.
“Pemerintah perlu memberikan perhatian serius pada besarnya tunggakan premi BPJS warga kota Makassar khususnya BPJS Mandiri kelas III yang saat ini tidak dapat terlayani yanmh disebabkan dengan masalah tunggakan tersebut,” ungkapnya.
Di tempat yang sama, Juru Bicara Fraksi Hati Nurani Rakyat (Hanura), Andi Amrullah Jaya mengungkapkan, dalam rangka membangun Kota Makassar maka perlu didukung oleh tersedianya fasilitas dan utilitas kota yang memadai. Demikian halnya dengan penyerapan anggaran belanja daerah yang tersedia dalam rangka mengatasi berbagai masalah sosial budaya yang timbul akibat perkembangan kota yang sangat pesat.
“Kami sangat menyayangkan bila pelayanan kebutuhan masyarakat yang sangat urgen tidak dapat dipenuhi atau tertunda hanya karena serapan anggaran belanja yang kurang padahal anggaran untuk itu tersedia,” terangnya.
Amrullah Jaya menambahkan bahwa berdasarkan catatan-catatan pemikiran anggota fraksi, Fraksi Hanura dapat menerima Lima Ranperda untuk ditetapkan menjadi Perda dan diharapkan dengan adanya kelima peraturan daerah tersebut dapat menjadi payung hukum bagi pemerintah Kota Makassar dalam mengatasi berbagai masalah kemasyarakatan yang dihadapi.
Selain Ranperda perubahan APBD 2019, DPRD Kota Makassar juga mendengarkan pendapat akhir fraksi mengenai sejumlah Ranperda yaitu Renpenda tentang Kepemudaan, Ranperda Perlindungan Perawat, Renperda Pengarustamaan Gender, dan Ranperda tentang Perusahaan Umum Daerah Air Minum.
Mengakhiri pendapat fraksi terhadap sejumlah Ranperda, Anggota DPRD Makassar melalui juru bicara fraksinya menyampaikan terima kasih atas kerja sama seluruh stakeholder selama mengemban amanah sebagai wakil rakyat. Ia juga menuturkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya jika ada kesalahan yang disengaja maupun tak disengaja.
1.547 Lowongan Tersedia, Pemkot Makassar Perluas Akses Kerja Lewat Job Fair 2026
Rabu, 19 Agustus 2026 16:00
Lontara Plus Makin Lengkap, Pemkot Integrasikan Dukcapil, PBB Online dan Makassar Move
Senin, 17 Agustus 2026 19:35
Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Appi Tekankan Pemerintah Jadi Pelayan Masyarakat
Senin, 17 Agustus 2026 19:32
DLH Makassar Gelar Jelajah Sampah Titik ke-13 Digelar di Biringkanaya
Minggu, 16 Agustus 2026 21:03
Munafri Pastikan Pemkot Hadir untuk Bantu Korban Kebakaran, KORPRI Makassar Bergerak Lewat Donasi
Rabu, 12 Agustus 2026 20:29
Ketua PP Makassar Erwin Hatta Tutup Usia, ARW hingga Danny Pomanto Sampaikan Belasungkawa
Rabu, 12 Agustus 2026 19:35
Pemkot Makassar Tata Ulang Titik Reklame, Target PAD Naik dan Wajah Kota Tetap Estetik
Senin, 10 Agustus 2026 22:03
TDA Makassar Siap Dampingi UMKM Kembangkan Bisnis Pengelolaan Sampah
Senin, 10 Agustus 2026 20:46