MAKASSARMETRO – Pintu gerbang DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Jalan Urip Sumoharjo, dikepung ribuan massa aksi, Selasa (24/9/2019). Massa aksi berasal dari berbagai kampus di Makassar, seperti Universitas Hasanuddin, UNM, UMI, dan dari berbagai kampus.

Aksi yang juga dilakukan gabungan organisasi masyarakat dan NGO ini mengarahkan tuntutannya ke DPR RI. Pasalnya sejumlah Rancangan UU yang digodok di parlemen pusat dinilai merugikan masyarakat dan mencederai demokrasi.

Salah satu massa aksi dari UNM Makassar, Luqman dalam orasinya mengatakan, penggodokan RUU di DPR RI melukai hati rakyat. Selain itu, dia curiga dengan penggodokan yang terkesan tergesa-gesa.
“Ada RUU yang digodok buru-buru sekali. Isinya juga tidak pro rakyat dan mencederai demokrasi yang selama ini dibangun di Indonesia,” kata dia.

RUU yang dimaksud Lukman antara lain, RUU RKUHP, RUU Pertanahan, RUU Perkelapasawitan, RUU Ketenagakerjaan. Revisi UU KPK oleh DPR RI juga dipersoalkan oleh massa.
” Revisi UU KPK juga mencurigakan, hasil kajian teman-teman, ada beberapa poin yang justru memperlemah KPK sebagai lembaga yang berusaha menjaga Indonesia dari korupsi,” kata dia.
Namun, aksi yang awalnya berlangsung damai ini diwarnai kericuhan. Sempat terjadi baku lempar batu di Jalan Urip Sumoharjo. Akibatnya massa aksi terpaksa diurai oleh polisi dengan water cannon dan gas air mata.
Pemkot Makassar Peduli Sesama Atasi Kekeringan, 1.096 Rit Air Bersih Disalurkan ke Pemukiman Warga
Sabtu, 26 September 2026 08:26
Bupati Gowa Husniah Talenrang Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi PBG
Jumat, 25 September 2026 15:41
Transformasi Layanan Digital Pemkot Makassar Berbuah Predikat Kota TP2DD Terbaik
Kamis, 24 September 2026 19:03
Wali Kota Tantang Lulusan Teknik Elektro, Tak Sekadar Cari Kerja, tapi Ciptakan Lapangan Kerja
Rabu, 23 September 2026 12:05
Kemarau Panjang, PDAM Makassar Bergerak Salurkan 4,56 Juta Liter Air Bersih untuk Masyarakat
Selasa, 22 September 2026 21:36
Tak Mau Kebijakan Berbasis Asumsi, Appi Akan Perkuat ASN Makassar dengan Keahlian Statistik
Senin, 21 September 2026 22:03