
MAKASSARMETRO – Sampah plastik menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat. Penanganannya tidak boleh dilakukan sembarangan. Namun, masih banyak masyarakat yang membakar sampah plastik untuk mencegah penumpukan.

Perlu diketahui, membakar sampah plastik tidak dianjurkan karena bisa memicu pembentukan dioksin.
Menurut Peneliti Pusat Penelitian Kimia Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) WItta Kartika, sebagaimana dilansir Kompas.com, senyawa kimia dioksin dapat menimbulkan dampak buruk pada kesehatan dan lingkungan di sekitar Anda.
Witta mengatakan, dioksin merupakan senyawa kimia yang jika masuk ke dalam tubuh dapat menimbulkan efek yang buruk.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menjelaskan, dioksin memiliki potensi racun yang memengaruhi beberapa organ dan sistem tubuh.
Dioksin sebenarnya ada di banyak benda di alam dengan tingkat tertentu, seperti letusan gunung berapi dan kebakaran hutan.
Selain itu, dioksin juga banyak ditemukan pada sampah rumah tangga dan industri yakni bahan plastik (PVC), pestisida, herbisida, pemutih kertas, dan alat medis sekali pakai.
“(Namun) kontaminasi tambahan pada senyawa dioksin dan paparan dioksin dalam jumlah banyaklah yang berbahaya bagi tubuh,” kata Witta.
Beberapa aktivitas manusia yang dapat menimbulkan dioksin dalam jumlah banyak adalah kebiasaan membakar sampah, produksi serta penggunaan pestisida dan herbisida, daur ulang produk elektronik dan juga merokok.
Dituturkan oleh Witta pembakaran sampah dalam jumlah besar pernah terjadi di desa Tropodo, Sidoarjo, Jawa Timur, karena adanya impor sampah plastik ke Indonesia.
“Masyarakat setempat membakar limbah plastik yang diimpor dari luar negeri kemudian menimbulkan asap dan abu sehingga berdampak pada kesehatan,” tuturnya.
Pemkot Makassar Perdana Terlibat, Munafru: MIWF 2026 Jadi Panggung Kolaborasi Kreatif Global
Selasa, 12 Mei 2026 16:53
Disetujui Kemendagri, Seleksi Direksi PDAM Makassar Berlanjut
Selasa, 12 Mei 2026 16:39
Korban Geng Motor di Ablam Dirawat GRATIS di RS Daya, Pemkot Makassar Tanggung Biaya
Senin, 11 Mei 2026 23:08
Wali Kota Makassar Terima Penghargaan Paritrana Award, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan
Sabtu, 09 Mei 2026 00:04
“Dari Literasi ke Aksi”, Pemkot Makassar Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Akses Keuangan Nyata
Kamis, 07 Mei 2026 20:44
SPMB Makassar 2026 Resmi Dibuka, Disdik Siapkan Sistem Transparan dan Anti Manipulasi
Kamis, 07 Mei 2026 20:40
Bukti Kerja Kolaboratif, Makassar Masuk Elite Kota Toleran Indonesia
Rabu, 06 Mei 2026 21:16
Pemkot Makassar Susun Roadmap Terintegrasi Penanganan ODGJ Berbasis Kolaborasi
Rabu, 06 Mei 2026 21:02