somberena parlementa

Dorong Kemajuan Ekonomi Mikro, Grab Ajak UMKM Sulsel #TambahSukses

Minggu, 15 Desember 2019 13:46 WITA Reporter : Makassarmetro
Dorong Kemajuan Ekonomi Mikro, Grab Ajak UMKM Sulsel #TambahSukses

MAKASSARMETRO – Grab, aplikasi serba terkemuka di Asia Tenggara mewujudkan komitmennya untuk turut memajukan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Sulawesi Selatan melalui program #TambahSukses dengan GrabExpress.

Ada 5 fitur terbaru yang diharapkan bisa membantu UMKM untuk melayani pelanggan mereka dengan pengiriman yang aman, cepat dan mudah. Hal ini sejalan dengan salah satu misi 2025 ‘GrabforGood’, untuk memastikan semua orang dapat mendapatkan manfaat penuh dari ekonomi digital, dengan pengetahuan yang memadai untuk menyambut masa depan digital.

Program ini juga berisi pelatihan pemasaran digital dan fotografi yang diperlukan, agar UMKM bisa berkembang lebih besar dan lebih kuat dalam menghadapi tuntutan era Revolusi Industri 4.0.

“Mengingat besarnya peran dan potensi UMKM sebagai penggerak perekonomian Sulawesi Selatan, para pelaku usaha, mesti memiliki bekal dan keterampilan yang cukup, sehingga bisa memanen manfaat positif dari era ekonomi digital ini, dan diharapkan mereka juga dapat membagikannya ke banyak orang lain. Ditambah lagi dengan teknologi yang tepat guna, juga bisa membantu untuk mengembangkan jangkauan UMKM sehingga mendapatkan pasar yang lebih luas. Karena itu kami mengadakan program #TambahSukses dengan GrabExpress di Makassar, dengan harapan bisa membantu UMKM berkembang lebih besar serta memberikan dampak positif pada perekonomian di tingkat provinsi, hingga nasional,” terang Head of GrabExpress, Grab Indonesia, Tyas Widyastuti, Head of GrabExpress, Grab Indonesia.

Dalam data Analisis Hasil Sensus Ekonomi 2016-Lanjutan, Usaha Mikro Kecil (UMK) mulai memperlihatkan peran penting bagi ketahanan dan pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan.

Hal tersebut terindikasi dari jumlah Usaha Mikro Kecil (UMK) yang mendominasi seluruh wilayah, dengan jumlah hampir mencapai 915.000 unit atau mencakup 98,9% dari total usaha non pertanian di tingkat provinsi .

Serapan tenaga kerja di sektor tersebut pun sangat besar, yakni mencapai 2,1 juta orang atau 85,29% dari total tenaga kerja non pertanian . Hal ini mendorong GrabExpress untuk menghadirkan pelatihan ini, agar dapat terus memperkuat pelaku UMKM di Sulawesi Selatan.

Program ini menuai pujian dari Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sulawesi Selatan. Bagi Dekranasda, program ini sejalan untuk meningkatkan kompetensi UMKM, sekaligus membantu melebarkan pemasaran produk.

“Kami menyambut gembira program tersebut, sejalan dengan program kami untuk meningkatkan kompetensi UMKM. Dengan tambahan ilmu pemasaran digital dan ilmu fotografi, kami yakin pelaku UMKM bisa memasarkan produk mereka dengan lebih mudah serta dengan jangkauan yang lebih luas dari sebelumnya. Seiring dengan tren yang terus mengarah ke dunia online atau Revolusi Industri 4.0, UMKM memang mesti bergerak dan berubah supaya bisa mendapatkan manfaat positif dari tren yang terjadi,” kata Wakil Ketua Dekranasda Sulsel, Andi Oci Alepuddin.

Langkah GrabExpress melalui program #TambahSukses dinilai oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Makassar, Evi Apryalti mampu mendorong UMKM agar melek teknologi dalam mengembangkan usahanya.

“Memasuki era Industri 4.0, UMKM dituntut untuk mengembangkan daya saing melalui pemanfaatan platform digital. Sudah saatnya para pelaku usaha untuk memanfaatkan teknologi dalam mengelola usahanya, mengingat saat ini belum banyak pelaku UMKM yang sadar akan manfaat teknologi,” ujar Evi.

” Kami mengapresiasi langkah GrabExpress dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan UMKM di Kota Makassar yang juga sejalan dengan program Pemerintah Kota Makassar untuk mendorong kapasitas UMKM. Pelatihan pemasaran digital dan fotografi juga sangat membantu meningkatkan kompetensi UMKM sehingga menjadikan UMKM naik kelas,” ujarnya.

Setelah sukses dilakukan di Jakarta pada Juli lalu, rangkaian pelatihan #TambahSukses dengan GrabExpress juga turut diadakan di berbagai kota di Indonesia termasuk Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar. Di Makassar, para wirausahawan mikro dilatih oleh Myla Mulya pemilik bisnis Batikan yang berbagi mengenai pemasaran digital, Rejeky Kene, fotografer profesional pemilik Studio Bamboo Creative House yang akan memberi pelatihan mengenai teknik memotret produk, dan A. Retyana Putra, pemilik bisnis Garbera Craft, supaya peserta memiliki tambahan keterampilan yang cocok untuk bersaing di era ekonomi digital

Topik berita Terkait:
  1. Grab
  2. Grab Indonesia
Berikan Komentar
Komentar Pembaca