somberena parlementa

Antisipasi Penurunan Turis Cina, Menparekraf Ambil Langkah Ini

Rabu, 29 Januari 2020 12:12 WITA Reporter : Makassarmetro
Antisipasi Penurunan Turis Cina, Menparekraf Ambil Langkah Ini

MAKASSARMETRO – Meski belum ada data persis mengenai dampak kunjungan turis dari Cina ke Indonesia karena Virus Corona namun Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) telah menyiapkan langkah antisipasi.

Menteri Parekraf RI, Wishutama menyebut pihaknya tengah menelaah optimalisasi potensi wisatawan dari negara lain, seperti Australia dan Amerika Serikat.

”Ternyata yang paling besar itu nomor satu Australia
Nomor dua dari Amerika, kalau berdasarkan machine learning yang kita pelajari, gitu,” ujar Menteri Parekraf

Pencarian tentang pariwisata, menurut Menteri Parekraf, nomor satu dari Australia, itu 600 juta kemudian nomor dua dari Amerika, 500 juta lebih.

Dia mengatakan tengah membidik upaya promosi intensif, termasuk mengupayakan penerbangan langsung dari berbagai wilayah di negara tersebut.

“Jadi sebetulnya potensinya ada, cuma belum ada direct flight misalnya, belum promosi yang betul-betul intensif misalnya. Dan itu cuma dari 3 kota San Fransisco, Los Angeles, dan New York, cuma di 3 kota itu yang paling besar,” ujar Wishnutama.

Mengenai penerbangan ke Wuhan sendiri, menurut Menteri Parekraf, sudah dibatalkan, tidak ada, dan di kota itu telah di-lock down atau ditutup. Beberapa negara lain, kata Wishnutama, juga masih menanggapi beragam terkait virus corona ini.

Tahun 2019, sedikitnya ada 50 ribuan wisatawan dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Cina yang berkunjung ke Indonesia. Diketahui Kota Wuhan ditengarai sebagai lokasi sumber virus corona.

“Tapi kan kita tidak bisa bicara itu kota itu sendiri. Pengaruhnya dari yang lain-lain pasti ada pengaruhnya karena kan Cina juga mengeluarkan banyak aturan sekarang, dari travel agent-nya dan lain sebagainya. Yang pasti punya dampak. Jadi kita tidak boleh bergantung pada salah satu negara saja. Kalau ada problem seperti ini kita jadi bingung nantinya,” jelasnya.

Dia menyebut masih terus memantau perkembangan terkait virus Corona, termasuk berkoordinasi dengan Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca