Ilustrasi. MAKASSARMETRO – Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinas PU Kota Makassar, Rostati Husain mengatakan, khusus tahun ini, ada empat unit alat berat yang diadakan. Di antaranya, ekskavator spider mini, ekskavator spider besar, ekskavator amphibius, dan dekoloder.

Rencananya, pihaknya akan membeli ekskavator spider mini seharga Rp1,30 miliar, ekskavator amphibius Rp4,40 miliar, dan ekskavator spider besar senilai Rp7,79 miliar.

“Kalau spider kecil untuk pengangkatan sedimen di drainase, kalau spider ukuran besar juga sama tapi untuk di kanal, sama dengan amphibius,” kata dia, Selasa (4/2/2020).
Sementara Kepala Bidang PSDA dan Drainase Dinas PU Kota Makassar, Fuad Azis, menyebutkan alat berat tersebut mengatasi jutaan kubik sediman yang mempengaruhi saluran drainase yang ada dikota Makassar.
“Alat yang diadakan ini memang untuk pengerukan sedimen di saluran sekunder dan primer. Ini juga membantu teman-teman di balai. Jadi percepatan saluran itu bisa cepat,” katanya.
Fuad berharap alat ini bisa membantu untuk mengeruk jutaan kubik sedimen yang tidak bisa dituntaskan oleh tenaga manusia.
“Kalau jenis spider itu baru tahun ini, tapi kalau amphibi itu sudah alat yang ke empat kita punya kalau diserahkan ke kita,” kata dia.
Siswa TK-SMP di Makassar Kembali Sekolah Tatap Muka Mulai Tanggal 16 September
Selasa, 15 September 2026 21:51
Purbaya Diganti, Suahasil Nazar Jabat Menkeu
Senin, 14 September 2026 16:50
Munafri Suarakan Kepentingan Ojol, Usul Relaksasi di Aturan Ganjil Genap Saat Pengisian di SPBU
Senin, 14 September 2026 16:44
Urai Antrean Panjang, Pengisian BBM di Sulsel Pakai Aturan Pelat Ganjil Genap
Minggu, 13 September 2026 17:30
Munafri Jamu dan Lepas Pemain PSM ke Parepare, Tegaskan Dukungan Pemkot Makassar
Sabtu, 12 September 2026 18:29
Percepat Normalisasi Antrean BBM, Munafri Sarankan Klaster SPBU dan Jadwal Khusus Truk-Bus
Sabtu, 12 September 2026 10:07
Kunker ke BPJS Ketenagakerjaan, Komisi D DPRD Makassar Matangkan Ranperda Jamsostek
Jumat, 11 September 2026 23:12
Ridwan Andi Wittiri Desak Percepatan Penanganan Kelangkaan BBM di Makassar
Rabu, 09 September 2026 12:42