somberena parlementa

Prajurit yang Hilang Sejak Juni Lalu di Papua Gugur, Kodam XIV/Hasanuddin Sampaikan Duka

Minggu, 16 Februari 2020 19:41 WITA Reporter : Makassarmetro
Prajurit yang Hilang Sejak Juni Lalu di Papua Gugur, Kodam XIV/Hasanuddin Sampaikan Duka

MAKASSARMETRO – Panglima Kodam XIV/ Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumangerukka menyampaikan rasa belasungkawa kepada prajurit yang gugur dalam kecelakaan helikopter MI-17 di Pegunungan Mandala, Papua.

“Pangdam beserta Keluarga Besar Kodam XIV/Hasanuddin, Turut Berduka Cita atas Gugurnya Prajurit 725/Woroagi dalam Tragedi Jatuhnya Heli MI-17 Penerbad , saat melaksanakan tugas Pengamanan Perbatasan di wilayah Pegunungan Bintang, Papua,” demikian keterangan dalam unggahan foto di instagram resmi Kodam Hasanuddin, Ahad (16/2/2020).

Helikopter MI 17 Penerbad No Reg HA 5138 dinyatakan hilang kontak sejak 28 Juni 2019 lalu. Heli ini digunakan dalam misi pengiriman logistik ke pos udara pengamanan perbatasan (pamtas) di Distrik Okbibab, Pegunungan Bintang.

Lokasi pasti puing heli buatan Rusia ini baru dipastikan beberapa hari lalu. Seluruh personel helikopter dan prajurit dinyatakan meninggal dan jenazahnya telah dievakuasi.

Helikopter milik TNI AD tersebut mengangkut 12 orang, 7 orang di antaranya personel MI-17. Kapten CPN Bambang sebagai flight engineer, Kapten CPN Aris sebagai pilot, Sersan Kepala Suriatna (T/I), Letnan Satu CPN Ahwar (kopilot), Prajurit Satu Asharul (mekanik), Prajurit Kepala Dwi Pur (mekanik), dan Sersan Dua Dita Ilham (bintara avionika).

Penumpang lainnya yakni anggota Batalyon Infanteri 725/WRG. Mereka
yang turut dalam penerbangan itu adalah Sersan Dua Ikrar Setya Nainggolan (komandan regu), dengan anggota Prajurit Satu Yaniarius Loe (tamtama bantuan senapan otomatis).

Kemudian, prajurit Satu Risno (tamtama penembak senapan 1/GLM), Prajurit Dua Sujono Kaimudin (tamtama penembak senapan 2), dan Prajurit Dua Tegar Hadi Sentana (tamtama penembak senapan 4).

Berikan Komentar
Komentar Pembaca