Hindari Penularan Corona, Kantor Disdukcapil Gowa Lengkapi Fasilitas Pencuci Tangan

MAKASSARMETRO, Gowa – Masyarakat yang hendak melakukan pengurusan administrasi kependudukan di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Gowa wajib cuci tangan.

Sebelum mengurus keperluan, masyarakat wajib cuci tangan, lengkap dengan sabun, di kran air yang telah disediakan di halaman Disdukcapil Gowa.
Disdukcapil Gowa juga menyediakan hand sanitizer mulai dari pintu masuk, ruang tunggu, loket pelayanan hingga ruang perekaman KTP elektrik.
“Kami siapkan lima kran air yang kami buat khusus dan sabun pencuci tangan di depan kantor sebelum masyarakat memasuki kantor wajib mencuci tangan terlebih dahulu, kemudian juga ada hand sanitizer di titik-titik tertentu seperti pintu masuk, loket pelayanan dan ruang perekaman. Jadi SOPnya tidak boleh masuk sebelum mencuci tangan,” terang Kepala Disdukcapil Gowa, Ambo Selasa (17/3).
Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk pencegahan penularan virus covid-19 apalagi di kantor pelayanan publik seperti Disdukcapil Gowa merupakan tempat perkumpulan banyak orang dan melakukan kontak langsung.
Selain itu, langkah ini merupakan implementasi Surat Edaran Bupati Gow tentang Tindak Lanjut Pencegahan Penularan Covid-19 di Kabupaten Gowa dengan menyediakan hand sanitizer pada kantor-kantor pemerintahan.
“Kalau tidak urgent, tidak perlu keluar rumah, nanti kami akan menyiapkan call centre atau kontak whatsApp untuk setiap kecamatan agar urusan dokumen kependudukan tetap dapat dilakukan secara online,” kata Ambo.
Kebijakan yang dikeluarkan Disdukcapil ini terhitung mulai tanggal 17 Maret 2020 hingga 31 Maret 2020 dan pelayanan dokumen kependudukan melalui whatsapp akan dimulai pada pukul 08.00-15.00 wita setiap hari kerja.
Sementara itu, salah seorang pengunjung, Haeriyanti Kahar menyambut positif apa yang dilakukan oleh Dinas Dukcapil Gowa ini sebagai antisipasi penyebaran virus corona yang saat ini mewabah.
“Menurut saya ini sangat bagus, kita merasa aman untuk memproteksi diri dari virus corona. Apalagi kan di sini banyak orang jadi kita bisa waspada,” kata Haeriyanti yang datang mengurus Kartu Keluarga (KK).(**)
Pemkot Makassar Peduli Sesama Atasi Kekeringan, 1.096 Rit Air Bersih Disalurkan ke Pemukiman Warga
Sabtu, 26 September 2026 08:26
Bupati Gowa Husniah Talenrang Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi PBG
Jumat, 25 September 2026 15:41
Transformasi Layanan Digital Pemkot Makassar Berbuah Predikat Kota TP2DD Terbaik
Kamis, 24 September 2026 19:03
Wali Kota Tantang Lulusan Teknik Elektro, Tak Sekadar Cari Kerja, tapi Ciptakan Lapangan Kerja
Rabu, 23 September 2026 12:05
Kemarau Panjang, PDAM Makassar Bergerak Salurkan 4,56 Juta Liter Air Bersih untuk Masyarakat
Selasa, 22 September 2026 21:36
Tak Mau Kebijakan Berbasis Asumsi, Appi Akan Perkuat ASN Makassar dengan Keahlian Statistik
Senin, 21 September 2026 22:03